Kompas.com - 26/08/2019, 08:11 WIB
Ilustrasi Thinkstock/DavilesIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Keimigrasian semakin memudahkam masyarakat untuk melakukan pembayaran paspor dan biaya keimigrasian. Jika sebelumnya bisa disetorkan melalui bank tertentu, kini pembayaran bisa dilakukan dengan mudah lewat ponsel.

Ditjen Imigrasi menggandeng dua e-commerce, Tokopedia dan Bukalapak, serta aplikasi pembayaran milik Finnet Indonesia.

Kasubbag Humas Ditjen Imigrasi Sam Fernando mengatakan, seiring perkembangan teknologi, Ditjen Imigrasi pun turut serta dalam perubahan tata cara pembayaran jasa keimigrasian.

"Memenuhi harapan masyarakat, maka Ditjen Imigrasi membuka peluang yang memudahkan publik dalam mengakses layanan keimigrasian melalui pembayaran online," ujar Sam dalam keterangan tertulis, Senin (26/8/2019).

Baca juga: Lagi, Paspor Singapura dan Jepang Terkuat di Dunia

Keputusan penetapan Tokopedia, Bukalapak, dan Finnet sebagai tempat pembayaran telah dilakukan oleh Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

Dengan demikian, masyarakat bisa dengan mudah membayar pajak melalui perusahaan-perusahaan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fitur pembayaran "Penerimaan Negara" di Tokopedia hadir sejak awal Agustus. Sementara untuk fitur "Penerimaan Negara" di Bukalapak menyusul setelahnya.

Baca juga: Tokopedia Bantah Punya Perusahaan Induk di Singapura

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.