Menhub Minta BUMN Transportasi Pekerjakan Penyandang Disabilitas

Kompas.com - 27/08/2019, 12:31 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Deddy Corbuizer di Jakarta, Selasa (6/8/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Deddy Corbuizer di Jakarta, Selasa (6/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta jajarannya dan stakeholder terkait di sektor transportasi untuk membuka lapangan pekerjaan bagi para penyandang disabilitas.

"Tadi saya menerima lima orang para pengemudi tuna rungu dari Grab yang banyak memberikan masukan-masukan kepada Pemerintah. Mereka sampaikan bahwa banyak temen-teman tidak bekerja, dan mereka minta tolong untuk buat suatu kesempatan bekerja,” ujar Budi dalam keterangan tertulisnya, (27/8/2019).

Budi mengatakan, Kemenhub berkomitmen untuk membantu memfasilitasi penyandang disabilitas untuk dapat bekerja di sektor transportasi.

Baca juga: Menhub: Pembangunan Jalur KA YIA Ditargetkan Rampung pada Akhir 2020

"Saya sampaikan, bahwa mereka yang telah bekerja merupakan Duta bagi saudara-saudari kita para penyandang disabilitas. Duta itu harus proaktif, untuk itu saya minta mereka untuk menseleksi rekan-rekan mereka untuk mengajak mereka bekerja baik di Kementerian Perhubungan maupun stakholder terkait seperti di perusahaan ojek online atau lainnya. Kami berikan alokasi untuk mereka,” kata dia.

Mantan Dirut PT Angkasa Pura II itu mengaku telah menginstruksikan beberapa BUMN di sektor untuk mempekerjakan para penyandang disabilitas.

"Saya sudah menghubungi Dirut PT. Angkasa Pura II agar menerima penyandang disabilitas. Mereka dapat diposisikan yang sesuai dengan mereka. Misalkan masing-masing BUMN menerima 5 orang, jadi kita sudah menampung sejumlah 50 orang penyandang disabilitas," ucap dia.

Baca juga: Menhub Evaluasi Penyelenggaraan Tol Laut di NTT

Menhub mengatakan faktor keselamatan tetap harus diutamakan untuk menjaga kepercayaan konsumen, untuk itu tugas-tugas yang diberikan kepada para penyandang disabilitas akan diberikan sesuai dengan kemampuan yang ada.

"Saya yakin mereka punya kemampuan dan bisa kita fasilitasi, yang penting adalah kita punya tujuan dan yakin akan berjalan dengan baik. Saya sangat bahagia sekali melihat mereka walaupun mempunyai kekurangan namun mereka tetap optimis dalam bekerja,” ujarnya.

Saat ini Kementerian Perhubungan telah memperkerjakan delapan orang penyandang disabilitas sebagai ASN di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X