Grab Tanamkan Modal 500 Juta Dollar AS di Vietnam

Kompas.com - 28/08/2019, 12:29 WIB
Logo perusahaan teknologi penyedia aplikasi layanan on-demand Grab. KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANLogo perusahaan teknologi penyedia aplikasi layanan on-demand Grab.

 

"Ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup bagi rumah tangga yang saat ini tidak memiliki pekerjaan, miskin dan hampir miskin, terutama di provinsi pedesaan, dan meningkatkan akses mereka ke pendapatan upah yang lebih tinggi dari minimum dan pendapatan usaha yang lebih besar," jelas Grab.

"Kegiatan-kegiatan ini diharapkan juga berkontribusi pada target nasional untuk menjaga tingkat pengangguran perkotaan tetap rendah, di bawah 4 persen," ujar mereka.

Sejak masuk ke Vietnam pada 2014, Grab berhasil mencetak pendapatan hingga 1 miliar dollar AS. Adapun partner pembayaran digitalnya, Moca telah mencatatkan peningkatan volume transaksi melalui aplikasi Grab hingga 150 persen, dengan jumlah pengguna baru setiap bulannya meningkat hingga 70 persen.

Sementara itu GrabFood mencatatkan pertumbuhan gross merchandise value (GMV) pada semester pertama tahun ini sebesar 400 persen, dengan pesanan harian rata-rata mencapai 300.000 kali. Pada periode itu, GrabFood juga menandatangani perjanjian dengan restoran papan atas seperti Lotteria dan perusahaan sejenis lain.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X