Google Kenakan PPN ke Pemasang Iklan di Indonesia, Ini Kata Pakar Pajak

Kompas.com - 02/09/2019, 09:07 WIB
Google kenakan PPN ke pemasang iklan Indonesia. Ilustrasi: logo Google pada bagian depan kantor Google di kawasan Mountain View, California, Amerika Serikat. Yudha Pratomo/KompasTeknoGoogle kenakan PPN ke pemasang iklan Indonesia. Ilustrasi: logo Google pada bagian depan kantor Google di kawasan Mountain View, California, Amerika Serikat.

JAKARTA, KOMPAS.com — Google akan mulai mengenakan pajak pertambahan nilai ( PPN) sebesar 10 persen kepada pemasang iklan yang ada di Indonesia.

Pakar pajak DDTC Darussalam menilai kebijakan tersebut sebagai hal lumrah.

Pasalnya Google memberikan jasa kepada para penggunanya di Indonesia sehingga seharusnya para pengguna jasa Google di Indonesia dikenai PPN.

"Dalam hal ini, saya melihat Google memang harus diwajibkan untuk memungut PPN yang terutang," ucap Darussalam seperti dikutip dari Kontan.co.id pada Senin (2/9/2019).

Baca juga: Mulai 1 Oktober 2019, Beriklan di Google Kena PPN 10 Persen

Menurut dia, aturan ini merupakan peluang bagi Indonesia untuk menambah penerimaan dari pajak. Oleh karena itu, Google harus mendaftarkan diri sebagai pengusaha kena pajak (PKP) terlebih dahulu.

Darussalam juga menyebut bahwa pengenaan PPN ini tidak akan membuat penurunan jumlah pengiklan Google karena para pengiklan juga terkena PPN bila beriklan di tempat lain.

"Jadi, ini justru menciptakan level playing field yang sama," katanya.

Seperti diberitakan Google melalui PT Google Indonesia bakal mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen pada layanan Google Ads. PPN ini mulai berlaku per 1 Oktober 2019.

Baca juga: Di Jepang, Sri Mulyani Ungkap Cara Tarik Pajak Google hingga Facebook

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X