BKPM Uji Coba Sistem Perizinan OSS Versi Baru untuk 60 Perusahaan

Kompas.com - 02/09/2019, 15:24 WIB
Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal BKPM Husen Maulana (kiri) menyampaikan keterangan terkait layanan sistem Online Single Submission (OSS) dengan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (2/9/2019). KOMPAS.COM/MURTI ALI LINGGADeputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal BKPM Husen Maulana (kiri) menyampaikan keterangan terkait layanan sistem Online Single Submission (OSS) dengan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (2/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal ( BKPM) Husen Maulana, mengatakan pihaknya akan melakukan uji coba layanan perizinan Online Single Submission ( OSS) versi 1.1 pada Rabu (4/9/2019) mendatang.

Versi ini merupakan pengembangan OSS 0.1 yang dianggap masih perlu penyempurnaan.

"Mudah-mudahan September ini diluncurkan, mudah-mudahan besok kalau ada error sedikit ya, bisa langsung diperbaiki," kata Husen di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (2/9/2019).

Husen menjelaskan, awalnya rencana peluncuran OSS versi baru dilakukan pertengahan bulan lalu. Gunanya memantapkan layanan, BKPM memutuskan untuk membangun baru sistem OSS dibandingkan lakukan migrasi data yang sudah ada.

Alasannya pada pertimbangan data-data.

Baca juga: Tingkatkan Realisasi Investasi, Implementasi OSS Harus Diperkuat

"Pengembangan baru 1.0 ke 1.1 pada prinsipnya itu adalah membangun baru. Karena sebelumnya itu kami anggap secara desain sistem masih kurang baik, makanya kami bangun baru. Karena ada imigrasi sifatnya kita harus hati-hati," paparnya.

Dia mengatakan, dalam masa uji coba pada Rabu mendatang, BKPM akan mengundang sekitar 60 perusahaan untuk berpartisipasi mencoba OSS versi baru.

Uji coba dilakukan untuk memastikan tidak lagi ada masalah atau gangguan dalam sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik yang selama ini dihadirkan.

"(Bedanya) banyak fitur dan lebih lengkap dibandingkan sebelumnya," sebut dia.

Baca juga: Permudah Investor Asing, BKPM Integrasikan Dua Sistem Ini

Sistem OSS versi 1.1 merupakan pengembangan sistem dalam rangka percepatan dan kemudahan berusaha serta perizinan investasi yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BLT UMKM Sudah Masuk Tahap II, Bagaimana Skema Pencairan?

BLT UMKM Sudah Masuk Tahap II, Bagaimana Skema Pencairan?

Whats New
373.745 Orang Masuk Daftar Hitam Kartu Prakerja, Ini Sebabnya

373.745 Orang Masuk Daftar Hitam Kartu Prakerja, Ini Sebabnya

Whats New
Menaker ke Pendemo UU Cipta Kerja: Kalau Tidak Puas, Bisa Digugat ke MK!

Menaker ke Pendemo UU Cipta Kerja: Kalau Tidak Puas, Bisa Digugat ke MK!

Whats New
7 Kota di Indonesia yang Dibangun Penjajah Belanda dari Nol

7 Kota di Indonesia yang Dibangun Penjajah Belanda dari Nol

Whats New
Omzet Anjlok Selama Pandemi, Aulia: Bersyukur Banget Dapat Bantuan dari Pak Presiden Ini...

Omzet Anjlok Selama Pandemi, Aulia: Bersyukur Banget Dapat Bantuan dari Pak Presiden Ini...

Smartpreneur
Milenial juga Bisa Beli Rumah Sendiri, Ikuti 4 Cara ini!

Milenial juga Bisa Beli Rumah Sendiri, Ikuti 4 Cara ini!

Earn Smart
Menaker Jamin UU Cipta Kerja Tetap Sejahterakan Buruh

Menaker Jamin UU Cipta Kerja Tetap Sejahterakan Buruh

Whats New
Kemenperin: Halal Bukan Karena Masalah Agama, Sekarang Jadi Fesyen

Kemenperin: Halal Bukan Karena Masalah Agama, Sekarang Jadi Fesyen

Whats New
Ulin Yusron, Influencer Jokowi yang Jadi Komisaris BUMN ITDC

Ulin Yusron, Influencer Jokowi yang Jadi Komisaris BUMN ITDC

Whats New
[POPULER MONEY] Cara Daftar BLT UMKM bagi yang Tak Punya Rekening | Luhut Geram Gantungan Baju Pun Impor

[POPULER MONEY] Cara Daftar BLT UMKM bagi yang Tak Punya Rekening | Luhut Geram Gantungan Baju Pun Impor

Whats New
Ada BLT UMKM Tahap II, Ini Syarat hingga Cara Mendapatkannya

Ada BLT UMKM Tahap II, Ini Syarat hingga Cara Mendapatkannya

Whats New
BPK Tanggapi Pernyataan Benny Tjokro dalam Persidangan Kasus Jiwasraya

BPK Tanggapi Pernyataan Benny Tjokro dalam Persidangan Kasus Jiwasraya

Whats New
DPR Sebut Kenaikan Cukai Bisa Tingkatkan Peredaran Rokok Ilegal

DPR Sebut Kenaikan Cukai Bisa Tingkatkan Peredaran Rokok Ilegal

Whats New
Mendag: Industri Halal Topang Kinerja Neraca Dagang Indonesia

Mendag: Industri Halal Topang Kinerja Neraca Dagang Indonesia

Whats New
Satgas PEN: Bergerak Bersama, Jangan Buang Waktu Pertentangkan Covid-19

Satgas PEN: Bergerak Bersama, Jangan Buang Waktu Pertentangkan Covid-19

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X