Harga Migas Tak Menentu, Jonan Minta Pengusaha Lakukan Efisiensi

Kompas.com - 04/09/2019, 13:11 WIB
Menteri ESDM Ignasius Jonan di Jakarta, Rabu (4/9/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri ESDM Ignasius Jonan di Jakarta, Rabu (4/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM) Ignasius Jonan meminta para pengusaha miyak dan gas ( migas) melakukan efisiensi biaya produksi dan eksplorasi.

Hal itu perlu dilakukan dalam menghadapi situasi perekonomian global yang tak menentu seperti sekarang ini. Akibat situasi tersebut, harga minyak dan gas menurun drastis.

“Saya pesan dengan KKKS bahwa yang penting melakukan efisiensi daripada biaya produksi atau biaya eksplorasi dengan cara menggunakan teknologi yang lebih up to date,” ujar Jonan di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Jonan menuturkan, sekitar 10 tahun lalu, harga minyak dunia pernah menyentuh 120 dollar AS per barel. Saat ini, harga tersebut merosot tajam.

Baca juga: Harga Minyak Sentuh Level Terendah dalam 4 Tahun

“( Harga minyak) ini kan kita enggak bisa prediksi. Tang bisa kita lakukan, yang masih di tangan kita, yaitu melakukan efisiensi bisnis, efisiensi biaya,” kata Jonan.

Jonan menambahkan, harga minyak dan gas dunia tergantung dari mekanisme pasar dan situasi perekonomian global.

“Kita itu tahu bawha harga minyak adalah harga yg terjadi dengan mekanisme demand dan supply dan pengaruh-pengaruh gejolak politik secara global sehingga harga minyak dan gas tak ada yang bisa menentukan,” ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X