Modalku Luncurkan Pembiayaan untuk Pedagang Pasar hingga Rp 25 Juta

Kompas.com - 04/09/2019, 15:37 WIB
Ilustrasi pasar
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOIlustrasi pasar

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan rintisan (startup) fintech peer to peer lending Modalku meluncurkan Modal Pasar, yakni layanan pembiayaan untuk pedagang-pedagang pasar lokal.

Tujuan utamanya produk ini adalah menjadi solusi arus kas bagi para pedagang pasar.

"Dengan Modal Pasar, pedagang bisa mendapatkan pinjaman usaha hingga Rp 25 juta tanpa agunan dengan tenor singkat, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan peminjam," kata Head of Micro Business & Operations Modalku Sigit Aryo Tejo dalam keterangannya, Rabu (4/9/2019).

Sigit mengatakan, produk pembiayaan ini diluncurkan untuk perluasan cakupan segmen mikro.

Menurutnya, semua usaha mikro harus memiliki peluang yang sama dalam akses pembiayaan.

Baca juga: Minim Risiko Jadi Alasan Modalku Bidik Pinjaman untuk Warung

Apalagi, tantangan keuangannya cenderung sama, yakni arus kas macet. Padahal pedagang pasar harus selalu memiliki arus kas lancar karena selalu membutuhkan stok barang.

“Setiap pelaku UMKM memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Ini berlaku juga bagi pedagang pasar," ujar Sigit.

"Bahkan dengan keberadaan pasar modern dan supermarket, juga kemajuan pesat platform e-commerce, pasar tradisional masih memiliki peran penting bagi ekonomi nasional," imbuhnya.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pasar tradisional di Indonesia lebih dari 14.000 atau sekitar 88,52 persen pada akhir tahun 2018.

Ini membuktikan jelas pasar tradisional masih mendominasi kehidupan masyarakat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X