Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Kereta Tinggi, Salah Siapa?

Kompas.com - 06/09/2019, 16:13 WIB
Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Djoko Sasono memberikan keterangan kepada awak media di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (6/9/2019). KOMPAS.COM/MURTI ALI LINGGASekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Djoko Sasono memberikan keterangan kepada awak media di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (6/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Masih tingginya tingkat kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api menjadi perhatian Kementerian Perhubungan (kemenhub). 

Sekjen Kemenhub Djoko Santoso menyebutkan, tahun 2018 saja kecelakaan di perlintasan sebidang mencapai 395 kejadian.

"Jumlah korban jiwa sebanyak 245 orang, baik luka ringan, luka berat sampai meninggal dunia," kata Djoko di Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Baca juga: Kemenhub Fokus Tekan Angka Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Kereta

Sementara tahun 2019 ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat telah terjadi 260 kali kecelakaan yang mengakibatkan 76 korban meninggal dunia. 

Djoko mengatakan, tingginya tingkat kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api salah satunya disebabkan oleh penanganan perlintasan sebidang yang belum menjadi prioritas para pemangku kepentingan.

Hal lainnya yang menyebabkan tingginya angka kecelakaan di perlintasan sebidang adalah tingkat kepatuhan pengguna jalan yang rendah. 

"Tak sedikit para pengendara yang tetap melaju meskipun sudah diperingatkan melalui sejumlah rambu yang terpasang di jalan," ucapnya

Menurut dia, perlintasan sebidang KA menjadi titik rawan terjadinya pelanggaran lalu lintas, karena banyak pengendara yang menerobos palang pintu yang sudah ditutup. Namun para pengguna jalanan ini tidak perduli dengan rambu-rambu yang ada sehingga mengakibatkan jatuhnya korban. 

Sementara KAI mencatat saat ini masih ada 1.223 perlintasan kereta sebidang yang resmi, dan yang tidak legal lebih banyak yakni mencapai 3.419. Sedangkan perlintasan kereta sebidang berupa flyover dan underpass berjumlah 349 titik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X