Gubernur BI Ajak Investor Jepang Berinvestasi di Indonesia

Kompas.com - 06/09/2019, 21:42 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Kompleks Masjid BI Jakarta, Jumat (24/5/2019). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYAGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Kompleks Masjid BI Jakarta, Jumat (24/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, meyakinkan para investor Jepang bahwa saat ini adalah kesempatan yang baik untuk melakukan investasi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikannya dalam pertemuan dengan para pelaku pasar keuangan dan investor di Tokyo pada hari ini Jumat (6/9/2019).

Menurut Perry, ada tiga alasan mengapa investor tak perlu ragu menanamkan modalnya di Indonesia. Pertama, kondisi Indonesia masih tetap stabil di tengah berbagai tantangan perekonomian global.

"Hal itu tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap positif dan stabilitas sistem keuangan yang terjaga," ujar Perry dalam keterangan tertulisnya, Jumat.

Baca juga: Permudah Investor Asing, BKPM Integrasikan Dua Sistem Ini

Kedua lanjut Perry, komitmen kuat Pemerintah untuk mengakselerasi reformasi struktural, termasuk di infrastruktur, industri, fiskal, hingga ekonomi dan keuangan digital.

"Ketiga, komitmen Bank Indonesia untuk berkontribusi nyata bagi perekonomian Indonesia melalui bauran kebijakan," kata Perry.

Pertemuan dengan pelaku pasar di Jepang tersebut merupakan rangkaian dari kunjungan Gubernur Bank Indonesia ke Tokyo dalam rangka pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tokyo, Causa Iman Karana.

Upacara pengukuhan dihadiri pula oleh para tokoh dan stakeholders utama Bank Indonesia di Jepang, antara lain Bank of Japan, Financial Service Agency, International Monetary Fund, Asian Development Bank Institute, International University of Japan, SMBC Nikko Securities, SMBC Bank, MUFG Bank, dan Nomura Securities.

Dalam kesempatan di Tokyo, Gubernur Bank Indonesia juga melakukan pertemuan dengan Gubernur Bank of Japan (BoJ), Haruhiko Kuroda, untuk berdiskusi mengenai kebijakan bank sentral, khususnya bauran kebijakan, di tengah dinamika ekonomi yang terjadi.

Gubernur BI juga menyerahkan buku “Central Bank Policy: Theory and Practice” yang ditulisnya kepada Gubernur Kuroda sebagai tanda mata.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X