Cerita Dirut WIKA yang Punya Bisnis Sapi Beromzet Rp 1,6 Triliun Setahun

Kompas.com - 07/09/2019, 09:03 WIB
Dirut PT Wijaya Karya Tumiyana (kiri) bersama Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Mohammad Bakir KOMPAS.com/ERLANGGA DJUMENADirut PT Wijaya Karya Tumiyana (kiri) bersama Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Mohammad Bakir

JAKARTA, KOMPAS.com — Berinvestasi tampaknya sudah menjadi kewajiban bagi setiap orang, tak terkecuali bagi Tumiyana.

Direktur Utama PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) itu memiliki investasi yang bisa jadi berbeda di eksekutif lain.

Pria kelahiran 1965 ini tidak masuk ke instrumen investasi portfolio, seperti saham, obligasi, dan emas.

Orang nomor satu di WIKA itu memilih berinvestasi di bisnis peternakan sapi.

Dia memulai bisnis tersebut sejak 1995.

Untuk modal pertama, dia meminjam uang Rp 200 juta ke perbankan.

Uang tersebut dia gunakan untuk membeli 16 sapi.

Setelah 24 tahun menggeluti bisnis tersebut, sapi milik Tumiyana kini berjumlah lebih dari 38.000 ekor.

“Di rumah, saya jualan sapi. Market share nasional 22 persen,” ujar Tumiyana di Menara Kompas, Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Baca juga : Setelah Ternak Sapi, Kini Hadir Asuransi Budidaya Udang dan Ternak Lele

Kini, Tumiyana tak hanya mengandalkan gaji dari Dirut WIKA untuk menopang hidup dirinya dan keluarga.

Pundi-pundi uang Tumiyana mengalir deras dari bisnis perternakan sapi itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X