China Bisa Tikung Jepang di Proyek KA Semicepat Jakarta-Surabaya? Ini Kata Luhut

Kompas.com - 09/09/2019, 13:50 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/6/2019). KOMPAS.com/HaryantipuspasariMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - China disebut-sebut tertarik dengan proyek kereta semicepat Jakarta-Surabaya yang saat ini dipegang oleh Jepang.

Namun demikian, apakah mungkin China menikung Jepang dalam proyek ini?

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapan, peluang China mengambilalih proyek KA Cepat Jakarta-Surabaya sangat tipis.

Baca juga: Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya Bakal Beroperasi Akhir 2022

"Saya pikir agak sulit karena Jepang ingin benar untuk masuk situ," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (9/9/2019).

"Dan kami juga lihat Jepang ini long investor di Indonesia," sambung mantan Komandan Satgas Tempur Khusus Koppasus itu.

Meski mengatakan peluang China sulit, Luhut tetap mengingatkan Jepang untuk tidak menutup rapat proyek KA Semicepat Jakarta-Surabaya.

Ia tidak ingin proyek KA Cepat Jakarta-Surabaya mirip dengan proyek Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.

"Jepang juga enggak boleh semau dia juga. jadi kita harus lihat ya kamu jangan seperti MRT yang dikunci banget," kata dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X