Beredar Foto Surat Pemblokiran Rekening BCA, Ini Faktanya

Kompas.com - 11/09/2019, 17:48 WIB
Ilustrasi BCA. SHUTTERSTOCKIlustrasi BCA.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada platform percakapan online Whatsapp beredar surat pemberitahuan yang mengatas namakan PT Bank Central Asia Tbk ( BCA) mengenai pemblokiran kartu atau rekening.

Di dalam surat tersebut dikatakan, terdapat beberapa data yang tidak valid dari nasabah yang bersangkutan.

Ketika dikonfirmasi, pihak BCA pun mengatakan, surat pemberitahuan tersebut tidak benar dan tidak dikeluarkan oleh bank swasta terbesar di Indonesia itu.

"Berkaitan dengan beredarnya surat pemberitahuan mengenai pemblokiran rekening karena data yang tidak valid dapat kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar dan bukan dikeluarkan oleh PT Bank Central Asia Tbk," ujar Senior Vice president Corporate Communications BCA Dwi Arini ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (11/9/2019).

Baca juga: Tahun Depan, Kerja Sama BCA dengan Alipay dan Wechat Terealisasi

Adapun di dalam surat yang beredar, nasabah dimint untuk melakukan registrasi data pribadi ulang secara lengkap dan benar melalui sebuah tautan situs klik BCA.

Sementara, jika dalam waktu 48 jam tidak segera melakukan registrasi ulang pada situs tersebut, rekening nasabah bakal diblokir secara permanen.

Pihak BCA pun mengimbau nasabah agar memwaspadai modus penipuan tersebut. Pasalnya, kini kian marak modus penipuan serupa yang meminta data pribadi nasabah yang bersangkutan

"Kami berharap nasabah mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan PT Bank Central Asia Tbk, dengan tidak menginformasikan data pribadi nasabah, misalnya personal identification number (PIN) kepada pihak lain," jelas Dwi Arini.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
komentar di artikel lainnya
Close Ads X