Bersih-bersih Laut, Kemenhub Pecahkan Rekor MURI

Kompas.com - 12/09/2019, 16:51 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menerima plakat rekor MURI di Jakarta, Kamis (12/9/2019). KOMPAS.com/RINA AYUMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menerima plakat rekor MURI di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Rekor berhasil terpecahkan karena tingginya partisipasi pelabuhan yang ikut serta dalam gerakan bersih-bersih laut. Tercatat ada 260 pelabuhan yang ikut serta.

"Semoga ke depannya, Indonesia tidak ranking dua lagi (dalam penyumbang sampah terbanyak ke laut), mungkin ke depannya bisa turun ke ranking ke-10 atau sekian," ucap Budi di Pelabuhan Sunda Kelapa, Kamis (12/9/2019).

Seperti di Makassar, ada sekitar 1.500 orang yang mengikuti acara ini.

Baca juga: Senangnya Susi Lihat Perusahaan Mulai Sadar Kurangi Sampah Plastik...

Budi berpesan, karena orang Makasar banyak mengonsumsi ikan, maka penting menjaga kebersihan laut untuk menjaga ikan tersebut dari sampah plastik

Kemudian ada juga laporan dari Bitung, Sulawesi Utara di mana acara ini dihadiri oleh 4.000-5.000 orang bersama Wali Kota Bitung.

Budi kembali berpesan untuk mengjaga kebersihan pantai dan lautnya karena pemerintah pusat menginginkan daerah tersebut dijadikan daerah pariwisata.

Adapun saat ini Indonesia merupakan salah satu negara penghasil sampah plastik terbesar di dunia. Karena pengelolaan sampah yang tak memadai dan minimnya kesadaran, sampah tersebut dibuang ke laut.

Akhirnya, pencemaran tak terbendung dan banyak biota laut yang ikut terdampak pencemaran sampah plastik tersebut. 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
komentar di artikel lainnya
Close Ads X