Sampai Agustus, Bank Mandiri Telah Kucurkan Kredit Rp 15,03 Triliun

Kompas.com - 12/09/2019, 18:13 WIB
Ilustrasi Bank Mandiri. Rafapress/SHUTTERSTOCKIlustrasi Bank Mandiri.

BADUNG, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (KOMPAS100: BMRI) telah menyurkan Kredit Usaha Rakyat ( KUR) pada periode Januari - Agustus 2019 mencapai Rp 15,03 triliun atau 60,13 persen dari target tahun 2019 yang sebesar Rp 25 triliun.

Dari kucuran tersebut, penyaluran KUR Mikro mencapai Rp 1,2 triliun, KUR Kecil Rp 13,8 triliun, dan KUR TKI sebesar Rp 17 miliar.

“Sejauh ini kami masih on track dengan target yang telah ditetapkan dan kami sangat optimistis bisa memenuhi mencapai target Rp 25 triliun pada akhir tahun nanti,” jelas Direktur Retail Bank Mandiri Donsuwan Simatupang di Badung, Bali, Kamis (12/9/2019).

Berdasarkan sektor ekonomi, penyaluran KUR Bank Mandiri ke sektor produksi hingga 31 Agustus 2019 telah mencapai Rp 7,58 triliun, atau setara dengan 50,47 persen dari total KUR tersalurkan.

Baca juga: KUR Bank Mandiri Telah Jangkau 10 Destinasi Wisata Prioritas

Sementara KUR yang diberikan ke sektor perdagangan mencapai Rp 7,44 Triliun atau 49,53 persen.

Di sektor produksi, penyaluran ke sub-sektor pertanian tercatat sebesar Rp 2,61 triliun, sementara ke sub-sektor perikanan sebesar Rp 34,71 miliar.

Khusus ke sub-sektor industri pengolahan, KUR yang telah diberikan mencapai Rp 558,19 miliar, sub-sektor pertambangan sebesar Rp 1,91 miliar dan sub-sektor jasa produksi Rp 4,37 triliun.

Secara regional, penyaluran KUR terbesar Bank Mandiri sampai dengan Agustus 2019 dilakukan di wilayah Jawa Timur dengan total limit Rp 3,21 triliun kepada 47.041 debitor dan wilayah Jawa Tengah dengan total limit Rp 2,33 triliun kepada 32.185 debitur.

Khusus di wilayah Bali, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 515 miliar kepada 4.459 debitur UMKM.

“Kami juga terus menjaga kualitas penyaluran KUR oleh tenaga pemasaran Bank Mandiri. Atas komitmen itu, rasio kredit bermasalah KUR kami juga terjaga sangat baik di kisaran 0,56 persen,” kata Donsuwan.

Dia menyebut, tenaga pemasaran yang ikut berperan dalam penyaluran KUR Bank Mandiri adalah para agent banking yang berperan memberikan rujukan, khususnya UMKM yang berdomisili di wilayah yang belum terjangkau oleh jaringan cabang Bank Mandiri.

Hingga Agustus 2019, Bank Mandiri memiliki sebanyak 28.630 agent banking yang terdiri dari agen mandiri dan agen bansos di seluruh Indonesia.

Baca juga: BJ Habibie, Sosok di Balik Pemberian Nama Bank Mandiri

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
komentar di artikel lainnya
Close Ads X