Perhimpunan Rumah Sakit: JKN Bukan Kayak Tiket Bioskop...

Kompas.com - 13/09/2019, 13:00 WIB
Suasana pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Utama Samarinda Jalan Wahab Syahranie, Rabu (4/9/2019). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONSuasana pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Utama Samarinda Jalan Wahab Syahranie, Rabu (4/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) tidak bisa memberikan jaminan layanan rumah sakit akan meningkat seiring naiknya iuran BPJS Kesehatan.

Seperti diketahui, pemerintah akan menaikan iuran BPJS Kesehatan sebesar 100 persen untuk peserta kelas I dan kelas II mulai 1 Januari 2020.

"Itu media mestinya memahami, ini bukan seperti tadi, JKN itu bukan kayak jual beli makanan, kaya jual beli tiket bioskop," ujar Anggota Kompartemen Jaminan Kesehatan Persi Odang Muchtar, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

"Artinya saat iuran naik, pelayanan harus naik ya enggak begitu karena iuran itu sudah lama juga enggak naik sudah 3-4 tahun," sambungnya.

Baca juga: Jeritan Rumah Sakit hingga Klinik untuk BPJS Kesehatan

Menurut Odang, tidak ada sangkut paut antara besaran iuran BPJS Kesehatan dengan layanan rumah sakit. Oleh karena itu ia meminta jangan mengaitkan keduanya.

Sebab ucapnya, rumah sakit punya komitmen untuk memberikan layanan yang baik kepada pasien sesuai amanat Undang-Undang Rumah Sakit.

Bahkan, ia mengatakan bahwa rumah sakit tetap berusaha tidak menurunkan pelayanan meski BPJS Kesehatan menunggak triliunan rupiah program JKN.

"Sebanyak 2.800 anggota Persi komitmennya adalah memenuhi standar safety kepada pasien," kata dia.

"Layanan itu terlihat di kelas-kelas rumah sakit. Kelas 3 dan kelas 2 itu beda layanannya. Misal satu kamar berapa orang dan sebagainaya. Kebutuhan medis tetap bisa dipenuhi oleh rumah sakit dan itu komitmen," sambung Odang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X