Usai Wawancara Kerja, Jangan Sungkan Ajukan 5 Pertanyaan Ini

Kompas.com - 14/09/2019, 19:31 WIB
Ilustrasi wawancara kerja MangoStar_StudioIlustrasi wawancara kerja

LONDON, KOMPAS.com - Wawancara kerja dapat menjadi hal yang membingungkan. Ini khususnya ketika selesai menjalani sesi wawancara, kita kerap tak tahu apa yang harus dilakukan berikutnya.

Akan tetapi, pihak pewawancara seringkali memberikan kandidat kesempatan untuk mengajukan pertanyaan. Nah, gunakan kesempatan ini untuk menggali sebanyak-banyak informasi yang berguna bagi Anda.

Dikutip dari Cosmopolitan UK, Sabtu (14/9/2019), pakar karier Deepa Somasundari memiliki 5 pertanyaan yang bisa Anda ajukan usai wawancara kerja.

Baca juga: Dipecat? Begini Cara Menjelaskannya Saat Wawancara Kerja

1. "Bisakah Anda elaborasi tanggung jawab sehari-hari pekerjaan ini?"

Ini adalah kesempatan untuk mengetahui lebih banyak tentang apa yang akan Anda lakukan dan memeperoleh gambaran tentang potensi padatnya pekerjaan Anda nanti.

"Deskripsi pekerjaan biasanya hanya menjelaskan beberapa tugas terkait dengan pekerjaan yang diiklankan, jadi ini adalah pertanyaan bagus untuk diajukan," jelas Somasundari.

"Jawabannya akan sangat penting bagi Anda untuk mempertimbangkan apakah pekerjaan ini sesuai untuk Anda atau tidak," sambungnya.

2. "Apa karakteristik orang yang akan sukses dalam pekerjaan ini?"

Ini adalah cara bagus untuk melihat apakah pekerjaan ini sesuai untuk Anda dan apakah kepribadian Anda sesuai dengan pekerjaan.

"Jawaban atas pertanyaan ini akan sangat membantu Anda memahami keterampilan dan perilaku yang Anda butuhkan untuk menjadi sukes (dalam pekerjaan ini) dan dengan cepat memberi Anda ide tentang kualitas yang mereka harapkan akan dilihat pada orang yang mereka rekrut," tutur Soomasundari.

Baca juga: Simak, 5 Pertanyaan Kunci yang Ditanyakan HRD saat Wawancara Kerja

3. "Apa tantangan yang dihadapi orang atau tim yang berada di posisi ini?"

"Selama wawancara, Anda ingin memperoleh perspektif yang jelas terkait seperti apa pekerjaan ini, termasuk tantangan dan penghargaannya," jelas Soomasundari.

Ia menyebut, pekerjaan Anda harus memberikan tantangan, namun Anda juga perlu tahu apa tantangan yang akan dihadapi dan apakah Anda dapat menanganinya.

"Memperoleh perspektif dari pewawancara terkait potensi tantangan akan mempersiapkan Anda pada kesulitan yang dapat dihadapi dan mengingatkan Anda terkait cara menanganinya," imbuhnya.

4. "Jika saya berada di pekerjaan ini, bagaimana pengukuran kinerja saya?"

"Mengajukan pertanyaan ini akan memberikan Anda informasi spesifik tentang bagaimana Anda akan berhasil dalam pekerkaan ini. Jawabannya akan membantu Anda meski Anda tak memperoleh pekerjaan itu. Anda akan dapat menggunakan gambaran yang diperoleh untuk mengidentifikasi area baru pengembangan profesional," terang Soomasundari.

Mengetahui bagaimana pengukuran kinerja dapat membantu Anda bekerja lebih baik dan mencapai kinerja dengan lebih efisien.

Baca juga: Persiapkan Diri untuk Hindari Wawancara Kerja yang Buruk

5. "Berapa gaji yang akan saya peroleh?"

Berdasarkan laporan yang dirilis Indeed bertajuk The Meaning of Work, bagi 57 persen pekerja, gaji tetap menjadi satu dari lima faktor penting. Menurut Soomansundari, tak ada salahnya menanyakan gaji saat wawancara kerja.

"Tidak semua deskripsi pekerjaan memberikan informasi gaji. Jadi, penting untuk mengajukan pertanyaan ini untuk mengetahui gaji dibandingkan dengan rata-rata pasar dan apakah ada ruang untuk negosiasi," terangnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X