Kini Hadir Produk Asuransi Khusus untuk Generasi Sandwich

Kompas.com - 17/09/2019, 14:51 WIB
Ilustrasi asuransi THINKSTOCK/NELOSAIlustrasi asuransi

JAKARTA, KOMPAS.com - Generasi milenial kerap disebut pula sebagai generasi sandwich. Pasalnya, mereka harus menganggarkan pengeluaran untuk keluarganya sendiri dan untuk orang tuanya yang menua.

Oleh karena itu, seringkali generasi milenial sulit mengelola keuangan dan menata masa depan akibat banyaknya pengeluaran. Pasalnya, mereka terhimpit beban dari atas dan bawah, layaknya sandwich.

Melihat kondisi tersebut, PT Asuransi Cigna menghadiran produk Cigna Family EaziLife. Produk itu merupakan yang pertama kali ada di industri asuransi di Tanah Air dan menjadi solusi bagi persoalan yang dihadapi generasi sandwich saat ini.

“Kami melihat banyak orang membutuhkan produk seperti ini, tetapi di pasaran produk ini tidak ada. Makanya, Cigna mempersiapkan sebaik mungkin Cigna Family EaziLife untuk memberi benefit buat masyarakat dan juga perusahaan,” kata Presiden Direktur & CEO PT Asuransi Cigna Philip Reynolds dalam keterangannya, Selasa (17/9/2019).

Baca juga: Masyarakat Melek Asuransi, Total Tertanggung Naik 11 Persen

Reynolds menjelaskan, gap proteksi di Indonesia masih mengkhawatirkan, hanya sebesar 3 persen yang memiliki asuransi. Di sisi lain, kondisi itu menjadi tantangan bagi perusahaan asuransi, termasuk Cigna, untuk meningkatkan literasi asuransi dengan menghadirkan produk yang dibutuhkan masyarakat.

Tujuannya untuk membantu masyarakat Indonesia meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, dan ketenangan pikiran.

Ia memaparkan, Cigna Family EaziLife merupakan produk yang memberi proteksi jiwa sekaligus penyakit kritis dengan jumlah tertanggung maksimal 7 orang, termasuk orang tua atau mertua dalam satu polis. Produk itu menawarkan manfaat hingga Rp 1 miliar.

“Hasil Survei Kesejahteraan 360 kami tahun ini menunjukkan, orang Indonesia masih berharap mereka dapat memberikan perlindungan kepada orang-orang terkasih, tidak hanya pasangan dan anak-anak, melainkan juga orang tua mereka,” jelas Reynolds.

Baca juga: Penetrasi Unitlink dan Asuransi Tradisional Diprediksi Tumbuh Seimbang

Produk ini menawarkan memberi manfaat perlindungan jiwa selama 10 tahun serta penyakit kritis termasuk kanker, gagal ginjal, meningitis bakteri, paru-paru, dan stroke untuk setiap anggota keluarga yang terdaftar pada polis. Jika risiko tidak terjadi dan polis masih aktif, maka nasabah akan mendapatkan manfaat premi kembali sebesar 100 persen pada akhir masa proteksi.

Pada kesempatan yang sama, Director & Chief Distribution Officer Cigna Indonesia Dini Maharani mengatakan, animo masyarakat terhadap produk itu sangat tinggi. Baru beberapa hari ditawarkan ke publik sebelum diluncurkan, produk ini sudah meraih pendapatan premi tahunan Rp 1 miliar.

Dijelaskan, saat ini Cigna Family EaziLife baru didistribusikan melalui jalur Direct-To-Customers (DTC) lewat telemarketer. Tahun depan, dipastikan bisa dibeli melalui agen atau jalur distribusi tatap muka.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manfaatkan Ceker Ayam Jadi Sepatu, Bisnis Ini Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

Manfaatkan Ceker Ayam Jadi Sepatu, Bisnis Ini Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

Whats New
Curhatan Sri Mulyani, Sulitnya Membuat Kebijakan Ditengah Pandemi

Curhatan Sri Mulyani, Sulitnya Membuat Kebijakan Ditengah Pandemi

Whats New
Menteri Edhy Bantah Terlibat Tentukan Eksportir Benih Lobster

Menteri Edhy Bantah Terlibat Tentukan Eksportir Benih Lobster

Whats New
Presiden Marah soal Anggaran Kesehatan, Datanya Benarkah?

Presiden Marah soal Anggaran Kesehatan, Datanya Benarkah?

Whats New
Tesla Jadi Perusahaan Otomotif Paling Bernilai di Dunia, Kekayaan Elon Musk Naik 21 Miliar Dollar AS

Tesla Jadi Perusahaan Otomotif Paling Bernilai di Dunia, Kekayaan Elon Musk Naik 21 Miliar Dollar AS

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Membedah Pajak Netflix | Cerita Pekerja Proyek | 'Body Shaming' di Sekitar Kita

[POPULER DI KOMPASIANA] Membedah Pajak Netflix | Cerita Pekerja Proyek | "Body Shaming" di Sekitar Kita

Rilis
Sinar Mas Beri Edukasi Lingkungan kepada Masyarakat melalui Festival Hijau BSD City ke-17

Sinar Mas Beri Edukasi Lingkungan kepada Masyarakat melalui Festival Hijau BSD City ke-17

Rilis
Menko Airlangga Optimistis Pemulihan Ekonomi Makin Cepat pada Kuartal III-2020

Menko Airlangga Optimistis Pemulihan Ekonomi Makin Cepat pada Kuartal III-2020

Whats New
Mengenal Eigendom, Bukti Kepemikan Tanah Warisan Belanda

Mengenal Eigendom, Bukti Kepemikan Tanah Warisan Belanda

Whats New
OJK Disarankan Jadi Pengawas Pasar Modal dan Industri Keuangan Non-bank Saja

OJK Disarankan Jadi Pengawas Pasar Modal dan Industri Keuangan Non-bank Saja

Whats New
Tips Karier Sukses, Begini Cara Dekat dengan Atasan Tanpa Menjilat

Tips Karier Sukses, Begini Cara Dekat dengan Atasan Tanpa Menjilat

Work Smart
Kementan Alokasikan 15.320 Ton Pupuk Subsidi untuk Bulukumba

Kementan Alokasikan 15.320 Ton Pupuk Subsidi untuk Bulukumba

Rilis
Negara-Negara Ini Jalankan Sistem Pengawasan Bank di Bawah Bank Sentral

Negara-Negara Ini Jalankan Sistem Pengawasan Bank di Bawah Bank Sentral

Whats New
Persaingan Antar-bank BUMN yang Jadi Sorotan Erick Thohir

Persaingan Antar-bank BUMN yang Jadi Sorotan Erick Thohir

Whats New
Dihantam Pandemi, Maskapai Air France Pangkas 7.500 Karyawan

Dihantam Pandemi, Maskapai Air France Pangkas 7.500 Karyawan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X