Ekonom : Kilang Aramco Diserang, Pemerintah Perlu Percepat B20 dan B30

Kompas.com - 18/09/2019, 12:07 WIB
Citra satelit memperlihatkan kerusakan yang diderita pabrik minyak milik Arab Saudi, Aramco, dalam serangan drone yang terjadi Sabtu dini hari (14/9/2019). AS menuduh Iran bertanggung jawab dalam serangan tersebut. Reuters via BBCCitra satelit memperlihatkan kerusakan yang diderita pabrik minyak milik Arab Saudi, Aramco, dalam serangan drone yang terjadi Sabtu dini hari (14/9/2019). AS menuduh Iran bertanggung jawab dalam serangan tersebut.

JAKARTA, KOMPAS.com - Serangan 10 drone ke kilang milik Saudi Aramco akhir pekan lalu membuat dunia ketar-ketir, tak terkecuali Indonesia. Pasalnya, bakal ada dampak susulan yang berakibat pada berkurangnya suplai minyak.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Piter Abdullah Redjalam mengatakan, dampak serangan ke kilang minyak Aramco terhadap produksi dan supply minyak mentah dunia akan sangat bergantung pada berapa cepat Arab Saudi mengatasi kerusakan akibat serangan tersebut.

Jika tidak ada serangan susulan lagi, kata Piter, maka dampaknya tidak akan berlarut-larut.

"Dengan asumsi tidak ada kejadian serangan lagi, saya perkirakan perbaikan bisa dilakukan dengan cepat sehingga dampaknya terhadap supply dan juga harga minyak tidak akan berlarut-larut," kata Piter Abdullah Redjalam kepada Kompas.com, Rabu (18/9/2019).

Dia tidak mengelak dampaknya akan sangat berpengaruh bagi Indonesia. Pun pemerintah tidak punya banyak pilihan kebijakan. Apalagi, Indonesia masih bergantung pada konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Baca juga : Kilang Minyak Saudi Aramco Diserang Drone, Indonesia Waspada

Kendati demikian, pemerintah bisa mengecilkan dampak yang terjadi melalui berbagai percepatan seperti mempercepat kebijakan B20 dan B30.

"Yang bisa dilakukan utamanya meningkatkan dan mempercepat kebijakan B20 dan B30 guna mengurangi impor solar," ucapnya.

Piter menuturkan, di sisi lain upaya efisiensi transportasi publik bisa lebih digalakkan, agar penyediaannya menyeluruh baik di kota besar maupun di daerah terpencil.

"Penyediaan sarana transportasi publik khususnya dikota besar khususnya jakarta harus benar-benar ditingkatkan agar bisa mendorong masyarakat menggunakan transportasi publik mengurangi kemacetan sekaligus mengurangi konsumsi BBM," jelas dia.

Tidak hanya itu, kebijakan mobil listrik yang sudah digadang-gadang menjadi wajah baru Indonesia juga mesti dipercepat. Tidak hanya wacana, tapi realisasi dan penyediaan infrastruktur mobil listrik yang memadai. Pun memikirkan efisiensi dari segi biaya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Cara Membuka Tabungan Emas Pegadaian, Syarat, Biaya, dan Kekurangannya

Spend Smart
Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Tarif Retribusi dan Pajak Daerah di Tangan Jokowi, Setoran ke Pemda Makin Seret?

Whats New
Kampus Vokasi Kementerian ESDM Buka Penerimaan Baru Untuk Lulusan SMA Sederajat

Kampus Vokasi Kementerian ESDM Buka Penerimaan Baru Untuk Lulusan SMA Sederajat

Rilis
Menhub Beri Lampu Hijau Sinarmas Bangun Stasiun Jatake

Menhub Beri Lampu Hijau Sinarmas Bangun Stasiun Jatake

Rilis
IHSG Menguat 0,27 Persen Dalam Sepekan, Ini Prediksi Untuk Pekan Depan

IHSG Menguat 0,27 Persen Dalam Sepekan, Ini Prediksi Untuk Pekan Depan

Whats New
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Level Rp 923.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan di Level Rp 923.000 per Gram

Whats New
Ini Jenis-jenis Pinjaman dan Bunga di Pegadaian Terbaru

Ini Jenis-jenis Pinjaman dan Bunga di Pegadaian Terbaru

Earn Smart
Aturan Baru Jokowi, Pemda Tak Bisa Asal Pungut Pajak dan Retribusi

Aturan Baru Jokowi, Pemda Tak Bisa Asal Pungut Pajak dan Retribusi

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Ditutup Siang Ini

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Ditutup Siang Ini

Whats New
[POPULER MONEY] Impor Beras Setelah Serukan Benci Produk Asing | Ribuan Alumni Kartu Prakerja Jadi Wirausaha

[POPULER MONEY] Impor Beras Setelah Serukan Benci Produk Asing | Ribuan Alumni Kartu Prakerja Jadi Wirausaha

Whats New
Pertamina Targetkan Kilang Hijau Cilacap Beroperasi Desember Tahun ini

Pertamina Targetkan Kilang Hijau Cilacap Beroperasi Desember Tahun ini

Rilis
Garuda Indonesia Buka Rute Penerbangan Khusus Kargo dari Surabaya ke Hongkong

Garuda Indonesia Buka Rute Penerbangan Khusus Kargo dari Surabaya ke Hongkong

Rilis
Berputar-putar 1 Jam, Lion Air Surabaya-Ambon Dialihkan ke Sorong

Berputar-putar 1 Jam, Lion Air Surabaya-Ambon Dialihkan ke Sorong

Whats New
Untung Rugi Jika Perusahaan Anda Go Public di BEI

Untung Rugi Jika Perusahaan Anda Go Public di BEI

Work Smart
Selain Perusahaan Bangkrut, Ini 6 Penyebab Karyawan Terkena PHK

Selain Perusahaan Bangkrut, Ini 6 Penyebab Karyawan Terkena PHK

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X