Pangkas Suku Bunga 3 Kali, BI Minta Bank Segera Turunkan Bunga Kredit

Kompas.com - 19/09/2019, 16:53 WIB
Jajaran Gubernur Bank Indonesia (BI) saat memberikan keterangan pers hasil Rapat Dewan Gubernur di Jakarta, Kamis (22/8/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAJajaran Gubernur Bank Indonesia (BI) saat memberikan keterangan pers hasil Rapat Dewan Gubernur di Jakarta, Kamis (22/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia ( BI) telah menurunkan suku bunga sebesar 25 persen secara berturut-turut sejak Juli lalu.

Hingga saat ini, suku bunga BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI7DRRR) bertengger di level 5,25 persen.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, dengan diturunkannya suku bunga serta bauran kebijakan, seperti penambahan komponen pembiayaan yang diterima bank sebaga sumber pendanaan bank dalam perhitungan Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) bank konvensional maupun bank syariah, maka perbankan bisa segera menurunkan suku bunga kredit dan depositonya.

" Suku bunga turun tidak hanya nambah kapasitas bank dalam menyalurkan kredit tapi juga meningkatkan permintaan kredit dan pembiayaan sehingga demand supply-nya jalan. Diturunkannya (suku bunga) memang kita harapkan bank-bank juga akan menurunkan suku bunga kredit dan depositonya," ujar dia di Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Baca juga: BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,25 Persen

Namun demikian, BI memahami bank masih memerlukan waktu untuk menyesuaikan transmisi penurunan suku bunga BI dengan suku bunga deposito dan kreditnya.

"Tapi ya jangan lama-lama," ujar Perry.

Perry meminta bank-bank untuk sgeera menurunkan suku bunga simpanan dan pinjaman agar tidak hanya bank saja yang mampu meningkatkan kapasitas penyaluran kreditnya, tetapi juga agar permintaan kredit juga naik.

Hal tersebut nantinya bakal bisa mendorong investasi, konsumsi, dan akhirnya pertumbuhan ekonomi pun juga terdorong naik.

"Dan akhirnya permintaan kreditnya naik lagi," ujar dia.

Baca juga: BI Longgarkan Ketentuan DP Rumah dan Kendaraan Bermotor, Buat Apa?

Dari data BI rata-rata tertimbang suku bunga deposito turun 10 bps dibandingkan dengan level Juli 2019 sehingga tercatat 6,70 persen pada Agustus 2019. Suku bunga kredit juga mulai menurun terutama pada kredit investasi dan kredit modal kerja. 

Adapun pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 September 2019 memutuskan untuk menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5,25 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,5 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6 persen.

"Jadi bunga kredit sudah turun, tapi kami harapkan untuk turun lagi lebih cepat agar ekonomi terus bergerak naik," ujar Perry.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X