Kunjungi Ibu Kota Baru, Menhub Ingin Bangun Jalan dan Jalur Kereta

Kompas.com - 19/09/2019, 17:29 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memberikan keterangan seusai upacara pelantikan Perwira Transportasi di Lapangan Monas, Jakarta, Rabu (18/9/2019). KOMPAS.COM/MURTI ALI LINGGAMenteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memberikan keterangan seusai upacara pelantikan Perwira Transportasi di Lapangan Monas, Jakarta, Rabu (18/9/2019).

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengunjungi wilayah yang nantinya akan dijadikan lokasi ibu kota baru.

Sejumlah lokasi yang dikunjungi Budi, yakni Kecamatan Samboja di Kabupaten Kutai Kartanegara dan perairan Penajam Paser Utara.

Usai melakukan peninjauan, Budi mengatakan, untuk tahap awal, pemerintah akan lebih dahulu membangun jalan dan jalur kereta api menuju lokasi ibu kota baru. Hal itu perlu dilakukan untuk menunjang aksesibilitas ke lokasi tersebut.

“Kalau menurut hemat saya (yang pertama kali dibangun) jalan dan jalur kereta api antara Balikpapan ke sini,” ujar Budi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (19/9/2019).?

Baca juga: Aset Pemerintah di Jakarta Rp 1.123 Triliun, Bisa untuk Modal Bangun Ibu Kota Baru

Budi menambahkan, kunjungannya kali ini untuk menentukan titik-titik di mana yang tepat untuk dilakukan pembangunan sektor transportasi di ibu kota baru tersebut.

Menurut dia, akses dari kota-kota lain menuju ibu kota baru di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara harus mudah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Suatu kota indah sekali, tapi tanpa aksebilitas yang baik, kota itu tidak akan berdaya. Kita (harus) pikirkan matang-matang supaya pencapaiannya lebih baik,” kata Budi.

Mantan Dirut Angkasa Pura II itu menekankan, moda transportasi yang dibangun di ibu kota baru harus ramah lingkungan. Atas dasar itu, dia mengusulkan alat transportasi di ibu kota baru menggunakn kereta api dan bus listrik.

Baca juga: Antisipasi Kebakaran Lahan, Ibu Kota Baru akan Dilengkapi Bendungan Penampung Air

“Harus eco friendly karena ini adalah kota masa depan. Kita harus membangun kota yang berkelanjutan. Harus eco friendly. Kita pengin model kita smart city yang eco friendly. Pergerakan-pergerakan harus dilakukan dengan angkutan massal, angkutan massalnya pakai listrik,” ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luncurkan 2 SPKLU,  Dirut Pertamina: Masyarakat Bisa Isi Daya Kendaraan Listrik Gratis

Luncurkan 2 SPKLU, Dirut Pertamina: Masyarakat Bisa Isi Daya Kendaraan Listrik Gratis

Whats New
Pendapatan Transaksi Pasar Modal pada 9 Agustus 2021 Disumbang Untuk Penanggulangan Covid-19

Pendapatan Transaksi Pasar Modal pada 9 Agustus 2021 Disumbang Untuk Penanggulangan Covid-19

Whats New
Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Positif 7 Persen Sesuai Prediksi

Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Positif 7 Persen Sesuai Prediksi

Whats New
Devaluasi: Pengertian, Jenis dan Penyebabnya

Devaluasi: Pengertian, Jenis dan Penyebabnya

Whats New
Menkop Teten: Kondisi UMKM Mulai Pulih di Kuartal II 2021

Menkop Teten: Kondisi UMKM Mulai Pulih di Kuartal II 2021

Whats New
Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Ekonom: Ada Pengaruh Low Base Effect di 2020

Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Ekonom: Ada Pengaruh Low Base Effect di 2020

Whats New
Ekonomi Kuartal II 2021 Tumbuh 7,07 Persen, Hipmi Beberkan Indikator Pendukungnya

Ekonomi Kuartal II 2021 Tumbuh 7,07 Persen, Hipmi Beberkan Indikator Pendukungnya

Whats New
Menurut Kemendag, Ini Keuntungan Kesepakatan Pengunaan Mata Uang Lokal untuk Ekspor Impor

Menurut Kemendag, Ini Keuntungan Kesepakatan Pengunaan Mata Uang Lokal untuk Ekspor Impor

Whats New
Proyek Infrastruktur Tertunda, Bagaimana Dampaknya ke Industri Semen?

Proyek Infrastruktur Tertunda, Bagaimana Dampaknya ke Industri Semen?

Whats New
Kuartal I Tembus 7 Persen, BPS: Ekonomi Kuartal III Akan Bergantung pada Penanganan Kesehatan

Kuartal I Tembus 7 Persen, BPS: Ekonomi Kuartal III Akan Bergantung pada Penanganan Kesehatan

Whats New
Meski Ekonomi RI Positif, Investor Masih Cermati Pertumbuhan di Kuartal III dan Kasus Covid-19

Meski Ekonomi RI Positif, Investor Masih Cermati Pertumbuhan di Kuartal III dan Kasus Covid-19

Whats New
Emir Moeis Jadi Komisaris di Anak Perusahaan Pupuk Indonesia

Emir Moeis Jadi Komisaris di Anak Perusahaan Pupuk Indonesia

Whats New
Tinggal 600 Meter, Luhut Targetkan Sodetan Ciliwung-KBT Rampung Tahun Depan

Tinggal 600 Meter, Luhut Targetkan Sodetan Ciliwung-KBT Rampung Tahun Depan

Whats New
Apa yang Dimaksud dengan Dumping?

Apa yang Dimaksud dengan Dumping?

Whats New
Ekonomi Kuartal II Tumbuh 7,07 Persen, BPS: Tertinggi sejak Tahun 2004

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 7,07 Persen, BPS: Tertinggi sejak Tahun 2004

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X