BCA Tak Tutup Kemungkinan Gandeng Startup

Kompas.com - 19/09/2019, 19:12 WIB
Ilustrasi BCA. SHUTTERSTOCKIlustrasi BCA.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tidak menutup kemungkinan bekerjasama dengan perusahaan rintisan alias startup. Utamanya startup yang mampu memecahkan masalah di lingkungan secara tepat sasaran.

Kepala Grup Digital Innovation Solution BCA Jayaprawirya Diah mengatakan, bentuk kerjasama yang kemungkinan bakal dilakukan adalah melengkapi segmen-segmen yang dilayani BCA alias menjangkau segmen baru yang belum bisa dilayani perbankan.

"Kalau dilihat dari portofolio teman-teman startup kan cukup beragam. Jadi kita lihat juga hal tersebut membuka peluang bagi perbankan, di mana industri kita ini hanya boleh fokus ke finansial," kata Kepala Grup Digital Innovation Solution BCA Jayaprawirya Diah di Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Baca juga: Tahun Depan, Kerja Sama BCA dengan Alipay dan Wechat Terealisasi

Namun kata Jaya, tidak juga menutup kemungkinan bakal bekerjasama dengan segmen-segmen yang telah menjadi core bisnis BCA. Fungsinya tentu untuk memperkuat dan melengkapi pelayanan.

"Yang pasti kita juga harapkan memperkuat dari segmen customer yang saat ini BCA lakukan. Kan kami lebih banyak di pedagang dengan segmen yang middle ke atas," jelas Jaya.

Jaya mengungkapkan, sebetulnya BCA sudah melakukan kerjasama dengan startup-startup yang telah menjadi nasabahnya dalam model akun pembayaran yang terkoneksi dengan layanan BCA.

"Salah satu bentuk kerjasama kita yaitu dalam model account pembayaran, koneksi dengan kartu kredit kami, menggunakan debit card, uang elektronik kami itu adalah bentuk kerjasama yg dilakukan," ungkap dia.

Baca juga: Bos BCA Tak Minat Pindahkan Kantor Pusat ke Ibu Kota Baru

Sedangkan saat ditanya soal peluang akuisisi startup, pihaknya mengatakan masih dalam tahap evaluasi yang masih didalami manajemen BCA. Kemungkinan peluang tersebut bakal ada, atau bahkan lebih ke arah kolaborasi ke depannya.

"Kalau peluang akuisisi kami melihat masih dalam bentuk evaluasi. Tapi kalau akusisi sepertinya tidak ke arah akuisisi, lebih ke arah kolaborasi karena kami juga memiliki perusahaan ventura. Tapi pekuang itu juga ada, tapi kita lihat di tahap awal akan melakukan evaluasi terlebih dahulu," pungkas dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X