Buka Kantor Cabang Berkonsep Digital, Bank Permata Tegaskan Tak Ada Efisiensi Jumlah Pegawai

Kompas.com - 20/09/2019, 19:08 WIB
Direklut Utama PermataBank, Ridha DM Wirakusumah dan sejumlah pempinan PermataBank berfoto bersama dalam peluncuran PermataMobile X The First Shariah Mobile Banking Super App di Jakarta, Selasa (10/9/2019). KOMPAS.COM/MURTI ALI LINGGADireklut Utama PermataBank, Ridha DM Wirakusumah dan sejumlah pempinan PermataBank berfoto bersama dalam peluncuran PermataMobile X The First Shariah Mobile Banking Super App di Jakarta, Selasa (10/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Permata (Tbk) baru saja membuka kantor cabang berkonsep model branch.

Direktur Utama Bank Permata Ridha Wirakusumah mengatakan cabang model ini berfokus pada penggunaan teknologi digital yang tepat bagi nasabah. Peluncuran cabang berbasis digital tersebut juga wujud dari pelaksanaan peta jalan digital perusahaan.

"Kehadiran model branch dengan teknologi digital bisa menjadi solusi untuk menjawab kebutuhan perbankan nasabah masa kini. Strategi ini juga dilakukan supaya nasabah bisa memiliki pengalaman yang sama baik secara online maupun offline," kata Ridha di Menara Astra, Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Ridha menjelaskan, kantor cabang digital ini didesain supaya dapat melayani nasabah dengan konsep paperless atau penggunaan kertas yang minimal.

Semua aktivitas di kantor cabang ini juga dilaksanakan secara digital, sehingga staf bank bisa fokus membantu nasabah dalam hal konsultasi dan transaksi yang lebih kompleks.

Adapun saat ini, baru ada 1 kantor cabang dengan konsep model branch. Namun demikian, Ridha belum bisa menjelaskan mengenai rencana jumlah kantor cabang berbasis model branch ke depannya.

"Kita sekarang memiliki 331 kantor cabang, sebagian cabang milik, sementara 80 atau 90nya sewa. Nah kalau yang konsepnya sewa jika diterapkan teknologi saat ini belum tentu bisa," jelas Ridha.

Ridha menjelaskan, dengan diterapkannya kantor cabang dengan konsep model branch, kinerja bank jadi lebih efisien. Sebab, jika dulu luas kantor cabang bisa mencapai 1000 meter persegi, kini bisa hanya 3 kali 300 meter persegi saja.

"Dulu kalau satu cabang yg tempat jualannya mungkin cuma 40 sampai 50 persen, sisanya back office, kalau yang ini nggak ada back office, jadi 90 persen untuk sales. Jadi ngga ada wasting," jelas dia.

Walaupun demikian Ridha menjelaskan, dengan diterapkan kantor cabang berkonsep digital, bukan berarti Bank Permata juga bakal melakukan efisiensi pegawai. Sebab, pegawai-pegawai yang sebelumnya bekerja di front office bakal diberi retraining sebelum kemudian dipindahkan di pos-pos yang dibutuhkan.

"Kita nggak bilang akan tutup kantor cabang atau PHK, nggak adam karena di sini misi kita sebenarnya memperbesar (bisnis)," jelas Ridha.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X