Imbas Perang Dagang, Golkar Berharap China Merelokasi Pabrik ke Indonesia

Kompas.com - 22/09/2019, 08:07 WIB
Ketua Umum Partai Golkar menyampaikan jalannya pertemuan dengan Kepala Polit Biro Hubungan Internasional PKC (Head of International Department Communist Party of China) Song Tao di Restaurant Jia Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (21/9/2019) KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDIKetua Umum Partai Golkar menyampaikan jalannya pertemuan dengan Kepala Polit Biro Hubungan Internasional PKC (Head of International Department Communist Party of China) Song Tao di Restaurant Jia Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (21/9/2019)

Panasonic merupakan salah satu contoh industri yang merelokasi pabrik dari Malaysia ke PT Panasonic Manufacturing Indonesia.

Indonesia memiliki daya tarik dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya. Pasalnya, Indonesia adalah satu-satunya negara demokratis di kawasan ASEAN yang cukup stabil selama 20 tahun terakhir.

Keterampilan tenaga kerja Indonesia juga sudah bisa bersaing dengan negara lain. Selain itu, Indonesia memiliki bahan baku untuk mendukung keberlangsungan industri.

Baca juga: Pikat Perusahaan yang Terdampak Perang Dagang, Thailand Tebar Insentif

Pemerintah juga telah melahirkan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas PP Nomor 94 Tahun 2010 tentang Perhitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan dalam Tahun Berjalan.

Regulasi itu merupakan upaya untuk mengembangkan industri berbasis inovasi.

Dengan adanya PP itu, industri yang mengembangkan research and development di Indonesia bisa mendapat fasilitas super deduction tax hingga 300 persen.

Selain itu, industri padat modal yang melakukan relokasi juga mendapat potongan pajak hingga 60 persen.

Jawa Tengah prospektif

Sebelumnya, politisi Partai Golkar Dito Ganundito mendukung rencana pemerintah menyiapkan Provinsi Jawa Tengah sebagai kawasan pembangunan pabrik tekstil hasil relokasi industri asing, termasuk dari China.

Ia menegaskan, pemerintah mesti menjadi stabilitas keamanan dan mempermudah perizinan agar investor mau memindahkan pabriknya ke Tanah Air.

Relokasi merupakan salah satu gagasan kebijakan pemerintah guna mendukung kebutuhan industri tekstil nasional. Langkah itu juga bertujuan meningkatkan ekspor dari sektor industri tekstil.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X