Ini Target Angka Kemiskinan Jokowi-Ma'ruf Amin di Tahun Pertama

Kompas.com - 23/09/2019, 14:19 WIB
Ilustrasi Kemiskinan KOMPAS/AGUS SUSANTOIlustrasi Kemiskinan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menargetkan angka kemiskinan pada kisaran 8,5-9,0 persen pada 2020. Begitu salah satu hasil kesimpulan Panja Asumsi Dasar DPR-Pemerintah.

Target tersebut sekaligus akan menjadi target angka kemiskinan pada tahun pertama periode kedua Presiden Joko Widodo. Namun kali ini Jokowi didampingi Ma'ruf Amin sebagai Wakil Presiden.

"Angka Kemiskinan di akhir tahun 2020 diperkirakan berada pada kisaran 8,5-9,0.persen," ujar Ketua Panja Asumsi Dasar Said Abdullah saat dalam rapat kerja Banggar DPR dengan pemerintah, Jakarta, Senin (23/9/2019).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Indonesia berjumlah 25,14 juta jiwa atau 9,41 persen pada Maret 2019

Baca juga: Jokowi Targetkan Kemiskinan Turun Sampai 8,5 Persen di 2020

Angka tersebut lebih rendah 0,53 juta jiwa dibandingkan dengan penduduk berpengeluaran per kapita di bawah garis kemiskinan pada September 2018 lalu.

Meski tantangan ekonomi kian berat, pemerintah yakin angka kemiskinan akan tetap turun pada 2020. Target itu didukung oleh beberapa faktor lain misalnya pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

"Sehingga dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah serta stabilitas inflasi untuk menjaga daya beli masyarakat miskin," kata Said.

Selain itu, pemerintah juga akan melengkapi upaya penurunan angka kemiskinan dengan tetap menyalurkan bantuan sosial kepada masyakarat miskin agar lebih tetap sasaran.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X