Kompas.com - 24/09/2019, 19:05 WIB
Aktivitas petani garam di Pamekasan, Madura, Jawa Timur.  Gambar diambil pada Rabu (6/9/2017). KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANAktivitas petani garam di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Gambar diambil pada Rabu (6/9/2017).

Sejauh ini, garam yang diproduksi di Indonesia bisa saja lebih mahal dibanding garam impor karena masalah logistik.

"Mau tidak mau kita bicara masalah harga kalau di industri. Kalau harga bahan bakunya tinggi, otomatis produk yang kita jual ke masyarakat juga tinggi. Gimana caranya harganya bisa kompetitif sehingga industri kami bisa mengadopsinya," jelas dia.

Kualitas Garam

Belum lagi masalah kualitas. Ribut mengatakan, ada beberapa industri aneka pangan seperti margarin, es krim, bumbu (seasoning), mie, dan snack tidak bisa menggunakan garam dengan kualitas di bawah K1.

Di GAPMMI sendiri, ada beberapa spesifikasi yang harus dipenuhi para pengolah garam lokal. Spesifikasi tersebut meliputi kadar garam natrium klorida (NaCl) tidak boleh kurang dari 97 persen, kadar air kurang dari 0,5 persen, kadar kalsium dan magnesium kurang dari 600 ppm, dan bersih dari bahan pengotor seperti logam, batu, dan kayu.

"Kalau kami pakai bahan yang tidak bersih, itu margarin ada bintik-bintik hitamnya," jelas dia.

"Jadi kalau ditanya bisa nyerap lokal, ya bisa, kalau standarnya sesuai dengan kita. Kalau bicara produk itu tidak seperti industri rumahan. Karena kami punya brand yang sudah lama. Kalau konsumen protes, itu bisa merusak brand yang sudah kita bangun sekian lama," imbuh dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.