Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Siapkan Rp 2.540,4 Triliun di Tahun Pertama, untuk Apa Saja?

Kompas.com - 24/09/2019, 20:17 WIB
Ilustrasi rupiah. THINKSTOCKS/FITRIYANTOANDIIlustrasi rupiah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menganggarkan Rp 2.540,4 triliun untuk belanja negara pada 2020. Belanja ini sudah ada di APBN 2021 dan akan jadi menjadi belanja pertama pemerintahan Jokowi- Ma'ruf Amin.

Lantas untuk apa saja belanja negara sebesar itu? Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapan, ada 5 fokus belanja pemerintah pusat pada 2020.

"Pertama itu untuk sumberdaya manusia yang berkualitas," ujarnya dalam konferensi pers APBN KITa di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Pada pembangunan SDM, Jokowi-Ma'ruf menganggarkan Rp 508,1 triliun untuk anggaran pendidikan dan Rp 132,2 triliun untuk anggaran kesehatan.

Kedua, fokus penguatan program perlindungan sosial. Pemerintah menganggarkan Rp 372,5 triliun di APBN 2020 untuk fokus kedua ini.

Ketiga, akselerasi pembangunan infrastuktur. Jokowi masih meneruskan pembangunan infrastuktur pada periode keduanya. Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 423,3 triliun.

Keempat, anggaran untuk birokrasi yang efisien, melayani dan bebas korupsi. Anggarannya mencapai Rp 261,3 triliun pada 2020.

Sedangkan fokus kelima yakni antisipasi ketidakpastian. Mulai dari anggaran untuk stabilitas ekonomi, keamanan dan politik. Selain itu ada juga anggaran untuk mitigasi bencana hingga pengembangan energi baru terbarukan.

Di sisi lain, pemerintah menargetkan pendapatan negara sebesar Rp 2.233,2 triliun pada 2020. Adalah pembiayaan negara ditarget Rp 307 triliun untuk menutup defisit anggaran yang terjadi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X