Menhub Berharap Tiket KA Semi Cepat Jakarta-Surabaya Rp 400.000

Kompas.com - 25/09/2019, 05:49 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (19/9/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (19/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menginginkan tarif kerta api semi cepat Jakarta-Surabaya berkisar Rp 400.000. Menurut dia, tarif tersebut bisa dijangkau oleh masyarakat.

“Kita belum detil berbicara tentang tiket, tapi ada satu asumsi bahwa kurang lebih Rp400.000 itu menjadi suatu nilai yang sangat diminati,” ujar Budi di Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Budi mengaku akan mencari skema yang tepat agar harga tiket moda transportasi itu bisa terjangkau bagi masyarakat. Namun, dia memastikan pemerintah tak bisa mensubsidi harga tiket kereta semi cepat Jakarta-Surabaya.

“Kita akan optimasikan antara berapa investasi dan berapa yang kita bebankan. Kalau ini tidak mungkin subsidi,” kata Budi.

Budi menargetkan, kereta semi cepat Jakart-Surabaya bisa mengangkut 9 juta penumpang dalam satu tahun.

Dia berharap, kereta semi cepat Jakarta-Surabaya bisa menjadi alternatif transportasi bagi masyarakat.

“Artinya ada moda (transportasi) baru untuk alternatif dan mampu berkompetisi dengan pesawat udara,” ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia dan Jepang melakukan pertemuan terkait tindak lanjut Proyek peningkatan kecepatan Kereta Api (KA) Jakarta –Surabaya pada hari ini, Selasa (24/9/2019) di Jakarta.

Dalam petemuan tersebut akan dilakukan penandatanganan “Summary Record on Java North Line Upgrading Project” antara Pemerintah Indonesia dan Jepang.

Summary Record merupakan rumusan yang berisi kesepakatan kedua belah pihak terkat beberapa hal teknis. Di antaranya, lebar jalur, jenis konstruksi, sistem persinyalan, desain kecepatan dan jenis sarana perkeretaapian.

Ditargetkan, kereta semi cepat Jakarta-Surabaya bisa beroperasi penuh pada 2025. Adapun proses pembangunannya dimulai pada 2022.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.