KILAS

Lantik 109 Pejabat Baru, Kemnaker Sampaikan 3 Pesan Utama

Kompas.com - 25/09/2019, 09:00 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri saat memberikan sambutan pelantikan di ruang serbaguna Kemnaker, Jakarta, sesuai dengan rilis tertulis, Selasa (24/9/2019). Dok. Humas KemnakerMenteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri saat memberikan sambutan pelantikan di ruang serbaguna Kemnaker, Jakarta, sesuai dengan rilis tertulis, Selasa (24/9/2019).

KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri meresmikan unit eselon II baru yakni Pusat Teknologi Informasi Ketenagakerjaan (PTIK) di Badan Perencanaan dan Pengembangan (Barenbang) Ketenagakerjaan.

Selain itu, Menaker juga turut melantik 16 pejabat pimpinan tinggi pratama, 39 pejabat administrator, dan 54 pejabat pengawas ketenagakerjaan.

Menaker berharap dengan adanya PTIK, Kemnaker akan mampu mengakselarasi, mengoordinasikan, dan menghubungkan beberapa sistem informasi ketenagakerjaan yang sudah ada di masing-masing unit eselon I.

"Sehingga nanti menjadi lebih sistematis dan terintegrasi secara baik," kata Menaker Hanif saat memberikan sambutan pelantikan di ruang serbaguna Kemnaker, Jakarta, sesuai dengan rilis tertulis, Selasa (24/9/2019).

3 pesan Menaker

Menaker Hanif menyampaikan tiga pesan kepada 109 pejabat yang baru dilantik.

Pertama, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru dilantik agar mendedikasikan hidup dan kinerjanya bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kemnaker Imbau Civitas Akedemik Jalin Kerja Sama dengan Industri

"Saya ingin pejabat yang dilantik di sini benar-benar meneguhkan komitmennya kepada PBNU yakni, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD NRI 1945," kata Menaker.

Kedua, di tengah dunia yang cepat berubah saat ini hanya ada pertarungan antara cepat dengan lambat, responsif dengan tak responsif.

ASN di posisi baru, imbuhnya, harus dapat bekerja secara responsif terhadap perubahan yang berlangsung. Artinya harus bekerja dengan penuh terobosan, penuh dedikasi, penuh integritas, dan penuh inovasi.

"Saya juga ingin bapak ibu dalam jalankan pekerjaannya, bisa memasang kompetitor di luar sebagai tolok ukur kita. Jadi kita tak mengukur dengan diri sendiri, tapi mengukur dengan kinerja orang lain," katanya.

Baca juga: Jurus Jitu Kemnaker Sambut Bonus Demografi 2020

Pesan ketiga, dalam satu tim besar bernama Kemnaker, koordinasi dan sinergi menjadi sangat penting dan tak bisa bekerja secara sendiri-sendiri.

"Kita hanya bisa sukses secara bersama. Itu harus kita yakini agar wajah Kemnaker selalu baik. Hilangkan ego sektoral, hilangkan ego unitoral untuk bisa mendorong pencapaian kinerja yang lebih baik," katanya.

Dia menambahkan dengan telah dilantiknya 109 pejabat dan terisinya pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pejabat pengawas, Menaker berharap seluruh jajaran dapat bekerja secara maksimal, bekerja keras, dan bekerja cerdas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok: Komut Merasa Dirut Janganlah Itu, Harus Tahu Batasan

Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok: Komut Merasa Dirut Janganlah Itu, Harus Tahu Batasan

Whats New
Menko Airlangga: UU Cipta Kerja Sudah Rekrut 912.402 Tenaga Kerja Baru

Menko Airlangga: UU Cipta Kerja Sudah Rekrut 912.402 Tenaga Kerja Baru

Whats New
Luhut: Selama Beberapa Dekade, Indonesia Berpuas Diri dengan SDA yang Melimpah...

Luhut: Selama Beberapa Dekade, Indonesia Berpuas Diri dengan SDA yang Melimpah...

Whats New
UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Airlangga: Kemudahan Berusaha UMKM Tetap Berlaku

UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Airlangga: Kemudahan Berusaha UMKM Tetap Berlaku

Whats New
Rupiah dan IHSG Kompak Menguat di Sesi I Perdagangan

Rupiah dan IHSG Kompak Menguat di Sesi I Perdagangan

Whats New
Peluang Bisnis Makanan Diprediksi Tumbuh, Bogasari Dorong Anak Muda Jadi Foodpreneur

Peluang Bisnis Makanan Diprediksi Tumbuh, Bogasari Dorong Anak Muda Jadi Foodpreneur

Whats New
Pemerintah Bangun Kawasan Budidaya Jagung Seluas 1.200 Hektar

Pemerintah Bangun Kawasan Budidaya Jagung Seluas 1.200 Hektar

Whats New
Biaya Dana BRI Sentuh 2,14 Persen, Terendah Sepanjang Sejarah

Biaya Dana BRI Sentuh 2,14 Persen, Terendah Sepanjang Sejarah

Whats New
Revisi UU Cipta Kerja, Bagaimana Dampaknya Terhadap Pasar Modal?

Revisi UU Cipta Kerja, Bagaimana Dampaknya Terhadap Pasar Modal?

Earn Smart
Cara Mengurus SLO Listrik, Daftar SLO Online di slodjk.esdm.go.id

Cara Mengurus SLO Listrik, Daftar SLO Online di slodjk.esdm.go.id

Whats New
Jangan Pinggirkan Sektor Perikanan di Danau Toba

Jangan Pinggirkan Sektor Perikanan di Danau Toba

Whats New
Mau Jadi Investor Fintech? Simak Untung Ruginya

Mau Jadi Investor Fintech? Simak Untung Ruginya

Earn Smart
SKK Migas: Transisi Energi Harus Didukung 'Roadmap' yang Jelas

SKK Migas: Transisi Energi Harus Didukung "Roadmap" yang Jelas

Whats New
Menteri ESDM: 5 Tahun Terakhir, Investasi Energi Baru Terbarukan Global Naik 8 Kali Lipat

Menteri ESDM: 5 Tahun Terakhir, Investasi Energi Baru Terbarukan Global Naik 8 Kali Lipat

Whats New
Hadapi Omicron Tak Lockdown, Luhut: Tidak Menyelesaikan Masalah

Hadapi Omicron Tak Lockdown, Luhut: Tidak Menyelesaikan Masalah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.