3 Perempuan Indonesia Masuk Daftar Forbes Asia's Power Businesswomen, Siapa Saja?

Kompas.com - 26/09/2019, 08:08 WIB
Presiden Direktur PT XL Axiata Tbk Dian Siswarini Dokumen XL AxiataPresiden Direktur PT XL Axiata Tbk Dian Siswarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Forbes baru saja merilis daftar Forbes Asia's Power Businesswomen. Di dalam daftar tersebut terdapat 25 perempuan yang memiliki peran signifikan dalam membentuk lanskap bisnis di kawasan Asia dalam beberapa tahun ke depan.

Di dalam daftar tersebut setidaknya terdapat tiga perempuan asal Indonesia, yaitu Presiden Direktur PT XL Axiata Tbk Dian Siswarini, Presiden Avrist Assurace Anna Leonita, dan Teresa Wibowo, pemimpin e-commerce milik Grup Kawan Lama, Ruparupa.com.

Mereka yang masuk di dalam daftar Forbes Asia's Power Businesswomen ini dipilih berdasarkan pencapaian dan rekam jejak kesuksesan mereka.

Selain itu, para perempuan yang berada di dalam daftar merupakan representasi dari keberagaman di lanskap bisnis kawasan Asia dengan memasukkan wirausahawan, investor, hingga pimpinan tingkat tinggi perusahaan, juga mereka yang melakukan trasnformasi di bisnis keluarga.

Baca juga: 11 Perusahaan Indonesia Masuk 200 Perusahaan Terbaik di Asia Pasifik Versi Forbes

Terlepas dari latar belakang yang mereka miliki, para perempuan ini melawan stereotip dan meruntuhkan hambatan antarindustri.

Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini merupakan perempuan pertama yang memimpin perusahaan telekomunikasi yang sudah terbuka untuk publik atau sudah melantai di bursa.

Dian berhasil menduduki jabatan saat ini setelah selama 20 tahun terus berusaha untuk meningkatkan jenjang karier di industri yang sangat didominasi oleh laki-laki.

Di awal masa karier, Dian pun harus memanjat tower hingga 50 meter lantaran pekerjaannya sebagai network engineer.

Baca juga: Forbes: Indonesia Macan Baru Asia Tenggara

Adapun kerier Anna Leonita terus menanjak ketika dirinya ditugaskan untuk mengurus portofolio investasi di perusahaan asuransi jiwa Avrist Assurance.

Lima tahun kemudian, dia ditunjuk sebagai direktur untuk unit manajemen aset perusahaan asuransi guna membangun tim investasi sendiri.

Di bawah kepemimpinannya, aset yang dikelola Avrist Assurance melonjak 169 persen menjadi Rp 2,2 triliun dan jumlah pelanggan Avrist hampir tiga kali lipat. Pada 2018, Leonita menjadi satu-satunya wanita di jajaran direksi perusahaan.

Sementara itu, Teresa Wibowo bekerja di sebuah perusahaan keluarga. Namun, hal itu tidak membuatnya santai-santai saja dan tidak berinovasi.

Pada 2016, Teresa pertama kali membangun Ruparupa untuk mentransformasi bisnis perusahaan yang tadinya fokus melakukan penjualan produk peralatan rumah tangga melalui outlet-outlet Ace Hardware ke ranah digital.

Kesuksesan Teresa dalam membangun bisnis ini menjadi penting unuk kesuksesan bisnis Kawan Lama yang kian menghadapi tekanan dari rival digital mereka seperti Tokopedia dan JD.com.

Baca juga: Ini 10 Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes



Sumber Forbes
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X