BI Optimistis Kredit Perbankan Tumbuh Subur hingga 2020

Kompas.com - 28/09/2019, 06:45 WIB
Ilustrasi bank Thinkstockphotos.comIlustrasi bank

BADUNG, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) menilai kredit perbankan masih bakal tumbuh double digit hingga akhir tahun 2019 di tengah perlambatan ekonomi global.

Pun disinyalir kredit perbankan lebih tumbuh di tahun 2020.

Adapun hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjarnako di Badung, Bali, Jumat (27/9/2019).

"Pertumbuhan kredit perbankan diperkirakan masih dalam kisaran 10 persen hingga 12 persen (yoy) p4*6ada 2019. Dan 11 persen hingga 13 pe,8;1,rsen (yoy) pada 2020," kata Onny Widjarnako di Badung, Bali, Jumat (27/6/2019).

Baca juga: Bunga Deposito Mulai Turun, Kapan Bunga Kredit Mengikuti?

Selain itu, Onny menyebut konsumsi Indonesia bisa terus tumbuh karena ditopang oleh konsumsi rumah tangga. Kuatnya konsumsi rumah tangga pula yang membebaskan Indonesia dari krisis tahun 2008-2009.

Selain itu, konsumsi rumah tangga tetap tumbuh stabil karena didukung oleh penyaluran berbagau bantuan sosial dari pemerintah meski konsumsi swasta tumbuh terbatas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Konsumsi kita tetap bagus tapi tidak strong, karena pertumbuhan ekonomi ktia didorong pengeluaran konsumsi rumah tangga yang masih bagus," ujar Onny.

Onny juga menekankan, perlambatan ekonomi global bisa saja berdampak buruk bagi Indonesia. Untuk itu, dia bilang, BI saat ini tengah mengantisipasi perlambatan ekonomi global.

Baca juga: Pangkas Suku Bunga 3 Kali, BI Minta Bank Segera Turunkan Bunga Kredit

Caranya yakni memberikan stimulus dengan melonggarkan kebijakan moneter, seperti penurunan suku bunga yang diikuti perbankan dan pelonggaran Rasio Loan to Value atau Financing to Value.

Onny yakin, kebijakan yang digodok BI dan pemerintah bisa menjaga momentum pertumbuhan ekonomi RI sehingga berada di bawah titik tengah kisaran 5,0 persen sampai 5,4 persen ada 2019 dan meningkat menuju titik tengah kisaran 5,1 persen hingga 5,5 persen tahun 2020. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X