Kompas.com - 30/09/2019, 07:08 WIB
Ilustrasi kartu kredit ShutterstockIlustrasi kartu kredit

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekarang eranya cashless. Mayoritas masyarakat setidaknya memiliki satu layanan keuangan digital dan kartu berbasis chipbase maupun server base, seperti kartu kredit.

Bicara soal kartu kredit, banyak yang terjebak utang karena mudahnya mengakses uang secara cashless. Namun sebetulnya ada banyak cara bijak menggunakan kartu kredit di kehidupan sehari-hari.

Blogger sekaligus mompreneur Rahne Putri mengatakan, cara bijaknya yaitu meminimalkan transaksi menggunakan kartu kredit. Bahkan, dia menyarankan untuk tidak menggunakan kartu kredit bila Anda belum mampu mengelola keuangan secara baik.

"Kalau memang belum bisa mengolah ya jangan dipakai," kata Rahne Putri di Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca juga: Apa yang Terjadi Bila Kartu Kredit Jarang Dipakai?

Sementara bagi Anda yang tidak bisa lepas alias telah rutin menggunakan kartu kredit, jangan menunda-nunda pembayaran. Usahakan pembayaran dilakukan di bulan berikutnya untuk tagihan bulan kemarin tanpa dicicil.

Cara ini kata Rahne, diyakini bisa membuat pola keuangan yang sehat di bulan-bulan berikutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jangan pernah ditunda pembayarannya setiap bulan, langsung lunasin bulan depannya. Karena kalau enggak begitu, bikin pola keuangan jadi enggak sehat," ungkap dia.

Baca juga: Jangan Berikan Kartu Kredit pada Anak Anda, Ini Alasannya

Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan penawaran dari kartu kredit. Seperti yang Anda tahu, kartu kredit kerap memberikan penawaran harga hingga fasilitas yang memudahkan pemiliknya.

Rahne pun menggunakan kartu kredit untuk memanfaatkan penawaran sehingga pengeluaran bulanan jauh lebih irit.

"Jujur, saya pakai kartu kredit, soalnya banyak beberapa penawaran yang jatuhnya lebih murah pakai kartu kredit. Apalagi kalau mau traveling. Jadi penting ketika menggunakan kartu kredit, kita lihat benefit-nya apa nih," papar dia.

Menurut dia, ideal kepemilikan kartu kredit bagi setiap orang hanyalah satu kartu kredit. Maksudnya agar Anda tidak terjerat utang yang terlalu besar karena mudahnya mengakses uang secara cashless.

"Jangan banyak-banyak ya satu saja cukup. Karena apa sih yang mau dikredit juga. Kalau penghasilan kita bisa dikelola dengan baik sebenarnya kita tidak perlu pakai kartu kredit," pungka Rahne Putri.

Baca juga: Simak Tips Berikut agar Terhindar dari Penipuan Kartu Kredit



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Rilis
Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Whats New
Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Whats New
Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Earn Smart
Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Rilis
Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Whats New
Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Whats New
BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

Whats New
Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Whats New
Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Whats New
Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Whats New
Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Whats New
PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

Whats New
Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Rilis
Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.