Rini: Pemasangan Girder Perdana Kereta Cepat Sejarah bagi Indonesia

Kompas.com - 30/09/2019, 11:31 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah) saat berkunjung dan meresmikan workshop HMC PT Barata Indonesia di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu (11/9/2019). KOMPAS.com/HAMZAH ARFAHMenteri BUMN Rini Soemarno (tengah) saat berkunjung dan meresmikan workshop HMC PT Barata Indonesia di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu (11/9/2019).

CIKARANG UTAMA, KOMPAS.com - Menteri BUMN Rini Soemarno meresmikan pemasangan instalasi girder pertama proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung di KM26 Cikarang Utama.

"Hari ini adalah pemasangan pertama girder elevated. Jadi kereta cepat ini memiliki lintasan sepanjang 142 Km yang terdiri dari 80 km lintasan layang atau elevated, 16,79 km lintasan terowongan dan sisanya lintasan biasa di atas tanah," ujar Menteri BUMN Rini Soemarno di Cikarang Utama, Jawa Barat, Senin (30/9/2019).

Rini menyebutkan, pemasangan girder elevated pertama kali ini merupakan sejarah bagi Indonesia karena bobot girder yang terpasang sangat berat hampir 900 ton per girder.

Baca juga: Kejar Target Beroperasi 2021, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Pasang Girder Perdana

Pemasangan girder ini akan terus dilakukan, dan untuk membuat girder ini terdapat tiga casting yard yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan kereta cepat.

"Kami harapkan pembangunan secara fisik akhir tahun 2020 sudah bisa terselesaikan, serta uji coba keretanya pada tahun 2021," kata Rini.

Total girder kereta cepat yang akan dipasang dari Jakarta hingga Bandung sekitar 2.000 girder, dengan pemasangan 1.700 girder terfokus di wilayah Jakarta.

Baca juga: Menhub Berharap Tiket KA Semi Cepat Jakarta-Surabaya Rp 400.000

Selain Menteri BUMN, acara pemasangan instalasi girder kereta cepat ini dihadiri juga oleh Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Tumiyana, Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia-Cina (KCIC) Chandra Dwiputra, Duta Besar RRC untuk Indonesia Xiao Qian serta para pejabat dan direksi terkait lainnya.

Sebelumnya Menteri BUMN Rini Soemarno menargetkan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung selesai pada 2020, sehingga pada 2021 bisa dilakukan uji coba perjalanan kereta tersebut.

Menteri BUMN menginginkan Kereta Cepat Jakarta-Bandung menjadi kereta cepat yang pertama di Asia Tenggara.

Kereta Cepat Jakarta-Bandung merupakan proyek strategis nasional yang mayoritas dikerjakan di wilayah Jawa Barat. Dengan total lintasan mencapai 142 kilometer.

Baca juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bisa Melesat 350 Km Per Jam

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X