Agustus 2019, Penyaluran Kredit Perbankan Tembus Rp 5.489,6 Triliun

Kompas.com - 30/09/2019, 13:14 WIB
Ilustrasi kredit pemilikan rumah (KPR) THINKSTOCKS/SARINYAPINNGAMIlustrasi kredit pemilikan rumah (KPR)

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia ( BI) melaporkan penyaluran kredit perbankan mencapai Rp 5.489,6 triliun pada Agustus 2019. Angka ini tumbuh 8,6 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Pertumbuhan penyaluran kredit tersebut lebih rendah dibandingkan pada bulan sebelumnya, yang mencapai 9,7 persen (yoy).

"Perlambatan penyaluran kredit terjadi baik pada golongan debitur korporasi maupun perseorangan," tulis bank sentral dalam Analisis Perkembangan Uang Beredar (M2) Agustus 2019, Senin (30/9/2019).

Bank sentral mencatat, kredit kepada korporasi tumbuh 9,4 persen (yoy), melambat dibandingkan 11,4 persen (yoy) pada Juli 2019.

Adapun kredit kepada debitur perseorangan meningkat 8,8 persen (yoy) pada Agustus 2019. Angka ini leih rendah dibandingkan 9,2 persen (yoy) pada Juli 2019.

Baca juga: BI Optimistis Kredit Perbankan Tumbuh Subur hingga 2020

"Perlambatan pertumbuhan kredit terjadi pada seluruh jenis penggunaannya, yaitu modal kerja, investasi, dan konsumsi," ungkap bank sentral.

Menurut laporan BI, kredit modal kerja (KMK) tumbuh melambat dari 9 persen (yoy) pada Juli 2019 menjadi 7,5 persen (yoy) pada Agustus 2019. Ini terutama terjadi pada sektor perdagangan, hotel dan restoran (PHR), serta industri pengolahan.

Sementara itu, kredit investasi (KI) juga melambat dari 13,8 persen (yoy) pada Juli 2019 menjadi 12,7 persen pada Agustus 2019. Ini terutama terjadi pada sektor PHR, pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan.

Adapun kredit konsumsi (KK) pada Agustus 2019 juga melambat dari 7,3 persen (yoy) menjadi 7 persen (yoy). Ini terutama disebabkan perlambatan pada kredit pemilikan rumah (KPR), kredit kendaraan bermotor (KKB), dan kredit multiguna.

Baca juga: Bunga Deposito Mulai Turun, Kapan Bunga Kredit Mengikuti?

Meski secara tren penyaluran kredit melambat, bank sentral mencatat penyaluran kredit kepada sektor UMKM meningkat 13,3 persen pada Agustus 2019 dibandingkan 11,6 persen pada JUli 2019.

"Akselerasi pertumbuhan kredit UMKM sejalan dengan peningkatan pada kredit skala menengah yang meningkat 13,2 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 9 persen (yoy)," ungkap BI.

Di sisi lain, kredit skala usaha mikro dan kecil mencatat pertumbuhan masing-masing 15,4 persen (yoy) dan 11,8 persen (yoy). Angka-angka tersebut lebih rendah dibandingkan pada Juli 2019 yang mencapai 15,9 persen (yoy) dan 11,9 persen (yoy).

"Berdasarkan jenis penggunaannya, terjadi peningkatan pada kredit UMKM, baik dengan jenis penggunaan investasi maupun modal kerja," tulis bank sentral.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X