Krakatau Steel Teken Perjanjian Kredit Restrukturisasi

Kompas.com - 30/09/2019, 18:18 WIB
Ilustrasi: Pegawai Krakatau Steel memantau pembuatan lembaran baja panas di Cilegon, Banten, Jumat (24/4/2015). KOMPAS/DWI BAYU RADIUSIlustrasi: Pegawai Krakatau Steel memantau pembuatan lembaran baja panas di Cilegon, Banten, Jumat (24/4/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - Produsen baja PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) bersama anak perusahaannya menandatangani Perjanjian Addendum dan Pernyataan Kembali untuk Tujuan Restrukturisasi dengan para krediturnya.

Kreditur KRAS tersebut antara lain Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank ICBC Indonesia, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank), dan Bank Central Asia (BCA).

Beberapa anak perusahaan emiten berkode saham KRAS yang terlibat adalah PT Krakatau Wajatama, PT Meratus Jaya Iron & Steel, PT KHI Pipe Industries, dan PT Krakatau Engineering. Penandatanganan perjanjian ini berlangsung di Gedung Krakatau Steel, Jakarta, Senin (30/9/2019).

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan, dengan perjanjian ini, perusahaannya akan mendapatkan relaksasi pembayaran utang sehingga beban keuangan berkurang dan jangka waktu pelunasan pinjaman jadi lebih panjang.

Baca juga: Restrukturisasi Utang Krakatau Steel Diteken Pekan Ini, Ini Skemanya

Menurut dia, ini adalah bentuk upaya Krakatau Steel dan anak perusahaannya dalam melakukan restrukturisasi secara menyeluruh dalam rangka menyehatkan kinerja finansial secara berkelanjutan.

"Nanti secara keseluruhan keuangan KRAS akan jadi lebih sehat," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin.

Perjanjian ini adalah tindak lanjut dari perjanjian sebelumnya, yakni Perjanjian Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian Pokok Transformasi Bisnis dan Keuangan KS dengan para kreditur, yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI, Indonesia Eximbank, dan BCA. Perjanjian tersebut ditandatangani pada 12 Juli 2019.

Sebelumnya lagi, pada tanggal 22 Maret 2019, KRAS juga menandatangani Perjanjian Pokok Transformasi Bisnis dan Keuangan yang selanjutnya disetujui dalam keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PTKS tanggal 26 April 2019.

Baca juga: Soal Proyek Rp 10 Triliun, Komisaris Krakatau Steel Mengundurkan Diri

Salah satu isi perjanjian tersebut adalah menyelesaikan pinjaman kelompok usaha yang akan dilakukan mulai tahun ini. Sementara itu, untuk pinjaman yang berkelanjutan akan diselesaikan melalui kas dari hasil operasi.

KRAS mempunyai kewajiban untuk melakukan pembayaran dan menyelesaikan utang sesuai dengan jadwal melalui skema Tranche A yang bersumber dari dana operasional, Tranche B yang bersumber dari hasil divestasi, dan Tranche C1 yang bersumber dari rights issue.

"Kami berharap setelah ditandatanganinya Perjanjian Kredit Restrukturisasi ini dapat mempercepat proses transformasi bisnis dan operasional. Isi Perjanjian Kredit Restrukturisasi pun dapat segera terlaksana sehingga arah dan tujuan restrukturisasi finansial dapat diwujudkan," jelas Silmy.

"Dengan begitu, kondisi perusahaan akan berangsur pulih dan jaya kembali," ungkapnya. (Nur Qolbi)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Krakatau Steel (KRAS) teken perjanjian kredit restrukturisasi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X