Kereta Cepat Jakarta-Bandung Butuh 36 Masinis, Tertarik Mendaftar?

Kompas.com - 01/10/2019, 16:18 WIB
Prototype Kereta Cepat Jakarta-Bandung Kompas.com / Hilda B AlexanderPrototype Kereta Cepat Jakarta-Bandung

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membutuhkan sebanyak 36 masinis untuk operasional kereta api cepat Jakarta-Bandung.

Rencananya proyek kereta cepat Jakarta-Bandung akan rampung pada 2020 dan akan operasi pada 2021.

"Mungkin harapan kami 36 (masinis), kemudian control center, control center cukup banyak. Pemeliharaan banyak," ujar Direktur Utama KCIC Chandra Dwiputra di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (1/10/2019).

Masinis yang dibutuhkan KCIC bukan masinis biasa. Sebab  masinis akan bertanggung jawab atas operasional KA Cepat Jakarta-Bandung.

Baca juga: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terbentur Lahan Ciputra

Nantinya masinis KA Cepat harus memenuhi kompetensi yang ada. Hal ini ditandai dengan adanya sertifikasi profesi yang akan diberikan oleh Kementerian Perhubungan.

Perekrutan masinis KA Cepat kata Chandra akan membutuhkan waktu cukup lama. Sebab nantinya para masinis akan mengikuti pelatihan yang intensif.

"Pengujiannya banyak termasuk masinis kercep beda kan dengan kereta biasa. Kontrol bukan di manusia, ibaratnya pilot pesawat terbang lah. Itu proses sekarang rekrut lalu training. Butuh waktu lama setahun," kata dia.

Selain masinis, KCIC juga akan membuka lowongan lainnya untuk berbagai posisi. Saat ini Chandra mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) dan Akademi Perkeretaapian Indonesia (API).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X