"High Technology", Transportasi Ibu kota Baru Tak akan Seperti Jakarta

Kompas.com - 02/10/2019, 12:32 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (19/9/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (19/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (kemenhub) terus melakukan persiapan dan kajian untuk membangun transportasi pintar di ibu kota baru di Kalimantan Timur

Rencananya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan menjelaskan konsep transportasi untuk ibu kota baru tersebut dalam Dialog Nasional Rancang Bangun dan Kesiapan Kalimantan Timur Sebagai Ibukota Baru di Balikpapan, Rabu (2/10/2019).

"Siang hari ini Menteri Perhubungan akan menjelaskan skema transportasi ibu kota baru yang menggunakan high teknologi seperti arahan Presiden," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Hengki Angkasawan dalam siaran pers.

Baca juga: Uang Muka Pembangunan Ibu Kota Baru, Pemerintah Siapkan Rp 500 Miliar

Dialog nasional ini bertujuan untuk memberikan penjelasan bahwa pembangunan transportasi di ibu kota baru di Kalimantan Timur akan dilakukan secara terkonsep. Sehingga nantinya ibu kota baru tidak seperti Jakarta yang identik dengan kemacetan, keruwetan, polusi dan kekumuhan.

Namun, pembangunan menciptakan ibu kota baru yang canggih, berteknologi, ramah lingkungan namun tetap menjaga kearifan lokal berupa hutan lestari, tanah dan lautan di Kalimantan Timur.

Selain itu kata Hengki, Menhub Budi juga akan menjelaskan kebijakan nasional terkait integrasi transportasi publik yang meliputi sektor darat, laut dan udara.

Akses transportasi merupakan salah satu hal terpenting karena berhubungan dengan aksesibilitas masyarakat.

"Karena kan fungsi utama perhubungan sendiri adalah menghubungkan publik transportasi yang memudahkan aksesbilotas masyarakat untuk menunjang aktifitas di ibukota baru," jelas Hengki.

Baca juga: Pemerintah Buka Sayembara Desain Ibu Kota Baru Oktober 2019, Tertarik?

Dalam dialog tersebut diharapkan muncul gagasan-gagasan terkait pembangunan ibu kota baru sehingga bisa menjadi pertimbangan pemerintah dalam pembangunan ibu kota baru nasional.

Selain Menhub, dialog juga akan dihadiri oleh Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P.S Brodjonegoro, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor dan pejabat pemda terkait.

Baca juga: Mobil Akan Kena Diskriminasi di Ibu Kota Baru

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X