Minim Kamar, Bisnis Hotel di Nusa Penida Menjanjikan

Kompas.com - 02/10/2019, 13:02 WIB
Panorama Pantai  di Nusa Penida, Klungkung, Bali, ?Surga Biru? bagi wisatawan. Pantai itu memiliki daratan yang menjorok ke laut seperti jari kelingking. KOMPAS/HENDRIYO WIDIPanorama Pantai di Nusa Penida, Klungkung, Bali, ?Surga Biru? bagi wisatawan. Pantai itu memiliki daratan yang menjorok ke laut seperti jari kelingking.

JAKARTA, KOMPAS.com -  Bisnis hotel di kawasan wisata Nusa Penida, Bali dinilai sangat potensial. Ini seiring minat kunjungan wisatawan ke pulau tersebut.

Destinasi wisata andalan Kabupaten Klungkung, Bali ini memiliki tiga pulau dengan jumlah total penginapan 197 unit.

“Prospek pariwisata Nusa Penida, sangat bagus. Hal itu mengingat di Bali daratan sudah ramai dan macet. Waktu tempuh ke Nusa Penida juga tidak terlalu lama, yakni sekitar 30 menit dari Bali daratan,” ujar Francis Dehnhardt, Managing Director Nara Hotels International, dalam dalam keterangannya, Rabu (2/10/2019).

Data BPS Kabupaten Klungkung menyebutkan, pada 2018, jumlah kunjungan wisatawan ke Nusa Penida mencapai 133.848 wisatawan.

Karena itu, Nusa Penida membutuhkan penginapan berupa hotel yang memadai dengan fasilitas berstandar internasional dengan pelayanan maksimal.

Baca juga: Ada Maskapai Eropa yang Ingin Buka Penerbangan Langsung ke Bali

Kini, di tiga pulau kawasan Nusa Penida hanya terdapat 197 penginapan. Dari jumlah tersebut hanya tersedia empat ruang pertemuan dan 94 restoran.

Hanya 27 atau 14 persen dari total penginapan yang memiliki kamar lebih dari 15. Bahkan, mayoritas, yakni 78 atau setara 40 persen dari penginapan yang ada hanya memiliki berkisar 5-9 kamar, selebihnya memiliki 5-14 kamar.

Francis menyebut, pihaknya akan hadir di Nusa Penida dengan mendirikan hotel berstandar internasional berkapasitas 120 kamar setara dengan bintang tiga premium.

“Tujuannya adalah untuk menampung wisatawan mancanegara yang kekurangan kamar untuk menginap. Biasanya mereka datang untuk berwisata, lalu pulang di hari yang sama karena tidak ada hotel yang memadai. Ceruk pasar ini yang kami sasar,” papar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Whats New
Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Smartpreneur
Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Whats New
Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Whats New
Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Whats New
Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Whats New
OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

Whats New
Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Whats New
Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

Rilis
Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

Whats New
YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

Whats New
Perusahaan Tidak Bayar THR Lebaran 2021, Begini Cara Melaporkannya

Perusahaan Tidak Bayar THR Lebaran 2021, Begini Cara Melaporkannya

Whats New
Co-CEO Gojek Bakal Jadi Bos Perusahaan Hasil Merger dengan Tokopedia?

Co-CEO Gojek Bakal Jadi Bos Perusahaan Hasil Merger dengan Tokopedia?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X