Siasati Musim Demo, Ini yang Dilakukan Startup Pengiriman Barang

Kompas.com - 02/10/2019, 15:38 WIB
COO Paxel Zaldi Ilham Masita dan UKM Penjual online Gabriella Citra dalam pemaparan survei terbaru Paxel di Jakarta, Rabu (2/10/2019) KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYACOO Paxel Zaldi Ilham Masita dan UKM Penjual online Gabriella Citra dalam pemaparan survei terbaru Paxel di Jakarta, Rabu (2/10/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Paxel Algorita Unggul, sebuah perusahaan rintisan logistik Paxel, mengaku mengalami kerugian materiil akibat demonstrasi berhari-hari di Gedung DPR, Jakarta, beberapa waktu lalu.

COO Paxel, Zaldy Ilham Masita mengatakan, pihaknya terpaksa menutup salah satu loker pintar (smart locker) Paxel di bilangan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, saat kerusuhan terjadi.

"Kita ada satu loker pintar di Benhil. Dan karena jalannya tutup ya terpaksa kita tutup. Di Benhil itu lumayan crowded," kata COO Paxel Zaldy Ilham Masita di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Baca juga: Sri Mulyani: Demo Anarkistis Menciptakan Ketakutan...

Adapun kerugian materiil yang dimaksud Zaldy, karena keterlambatan pengiriman yang membuat perusahaan mesti mengembalikan ongkos kirim . Sebab, Paxel secara otomatis bakal mengembalikan ongkos kirim meski telat kurang dari 1 menit.

"Rugi materilnya itu, karena kita refund kan meski telatnya satu menit. Tapi kerugiannya masih belum kita hitung berapa banyak," ungkap dia.

Kendati merugi, dia mengatakan tidak ada pembatalan pemesanan dari pihaknya. Pihaknya terus mengusahakan agar pengiriman tepat waktu, tanpa terlambat. Sekalipun terlambat, dia bakal mengembalikan ongkos kirim secara otomatis dan tidak dibatalkan.

"Enggak batal, cuma telat saja," kata Zaldy.

Baca juga: BI: Demo Masih Berlanjut, Pasar Keuangan Gelisah

Kendati mengalami kerugian materiil, pihaknya cepat ambil sikap. Zaldy menuturkan, Paxel mengantisipasinya dengan mendistribusikan paket ke loker-loker lain yang lebih dekat dan tidak terdampak demo. Pun di hari-hari berikutnya selama demonstrasi berlangsung.

Selain itu, metode pengiriman secara estafet seperti Paxel memiliki keuntungan tersendiri untuk kondisi di Indonesia.

"Kita larikan ke loker pintar yang lain karena kita kan metodenya estafet. Enggak ada masalah. Dan kita usahakan tetap dikirim sameday tanpa terlambat. Dengan model distribusi logistik ini, kita lihat sangat aman buat Indonesia terutama kemarin ada demo," ucap Zaldy.

Tidak hanya itu, Zaldy juga menyatakan Paxel telah memberikan informasi soal kondisi terkini sehingga pelanggannya tidak ada yang khawatir.

"Dari sisi penjual maupun sisi penerima sebetulnya enggak terlalu khawatir karena kita sudah info sebelumnya bahwa daerah tersebut kemungkinan akan terjadi masalah," pungkasnya.

Baca juga: Sri Mulyani Berharap Demo Besar-Besaran Mahasiswa Tak Ganggu Stabilitas Ekonomi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar 159 Bidang Tanah Grup Texmaco yang Kembali Disita Satgas BLBI

Daftar 159 Bidang Tanah Grup Texmaco yang Kembali Disita Satgas BLBI

Whats New
Harga Bawang Merah dan Gula Pasir Naik, Berikut Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Harga Bawang Merah dan Gula Pasir Naik, Berikut Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Whats New
Kredit Perbankan Tumbuh 5,2 Persen pada 2021, Lebih Tinggi dari Proyeksi OJK

Kredit Perbankan Tumbuh 5,2 Persen pada 2021, Lebih Tinggi dari Proyeksi OJK

Whats New
KKP Pastikan Zona Fishing Industri Prioritaskan Nelayan Lokal

KKP Pastikan Zona Fishing Industri Prioritaskan Nelayan Lokal

Whats New
Satgas BLBI Kembali Sita Aset Grup Texmaco, Mahfud MD: Totalnya Rp 1,9 Triliun

Satgas BLBI Kembali Sita Aset Grup Texmaco, Mahfud MD: Totalnya Rp 1,9 Triliun

Whats New
Rupiah dan IHSG Menghijau di Sesi I

Rupiah dan IHSG Menghijau di Sesi I

Spend Smart
Berapa Gaji YouTuber Terkaya di Dunia?

Berapa Gaji YouTuber Terkaya di Dunia?

Work Smart
KKP Proyeksi Investasi Sektor Bahari Capai Rp 6,02 Triliun Sepanjang 2021

KKP Proyeksi Investasi Sektor Bahari Capai Rp 6,02 Triliun Sepanjang 2021

Whats New
Wanti-wanti Skema Ponzi hingga Investasi Bodong, Jokowi Minta Pengawasan OJK Tidak Kendur

Wanti-wanti Skema Ponzi hingga Investasi Bodong, Jokowi Minta Pengawasan OJK Tidak Kendur

Whats New
Sri Mulyani Sebut Dana Pemda Mengendap di Bank Capai Rp 113,38 Triliun, Jatim Paling Besar

Sri Mulyani Sebut Dana Pemda Mengendap di Bank Capai Rp 113,38 Triliun, Jatim Paling Besar

Whats New
Ini Alasan Dibalik Motor Listrik Gojek Disewakan kepada Mitra Driver

Ini Alasan Dibalik Motor Listrik Gojek Disewakan kepada Mitra Driver

Whats New
Ini Bocoran Kriteria Calon Kepala Badan Otorita IKN

Ini Bocoran Kriteria Calon Kepala Badan Otorita IKN

Whats New
Terus Menguat, Harga Minyak Diproyeksi Tembus 100 Dollar AS Per Barrel Tahun Ini

Terus Menguat, Harga Minyak Diproyeksi Tembus 100 Dollar AS Per Barrel Tahun Ini

Whats New
Mau Beli Valas? Cek Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Mau Beli Valas? Cek Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Whats New
Melonjak Rp 12.000 per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Melonjak Rp 12.000 per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.