Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rujuk dengan Garuda, Sriwijaya Air Akan Rombak Susunan Direksi

Kompas.com - 03/10/2019, 14:30 WIB
Akhdi Martin Pratama,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan mengatakan, akan ada perombakan susunan direksi di tubuh Sriwijaya Air.

Hal tersebut terjadi setelah Garuda Indonesia Group kembali menjalin kerja sama manajemen dengan Sriwijaya Air.

Hubungan kedua perusahaan tersebut sempat merenggang lantaran ada perubahan direksi di Sriwijaya Air yang diduga dilakukan tanpa sepengetahuan Garuda Indonesia.

“Ya nanti akan ada penetapan direksi lagi. Kan point-nya mungkin ada kayak istilahnya transisi,” ujar Ikhsan di Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Baca juga: Pengunduran Diri Dua Direksi Sriwijaya Air Ditolak

Mengenai tiga orang Garuda Indonesia yang sebelumnya dicopot dari jajaran direksi Sriwijaya Air, Ikhsan belum bisa memastikan apakah akan diangkat kembali.

Menurut dia, hal tersebut nantinya akan disampaikan oleh jajaran manajemen Sriwijaya Air.

“Nanti disampaikan mereka (Sriwijaya Air),” kata Ikhsan.

Sebelumnya, tiga direksi Sriwijaya Air dicopot dari jabatannya. Mereka merupakan orang Garuda Indonesia.

Ketiga orang tersebut, yakni Direktur Utama Sriwijaya Air Joseph Adrian Saul, Direktur Human Capital and Service Sriwijaya Air Harkandri M Dahler dan Direktur Komersial Sriwijaya Air Joseph K Tendean.

Baca juga: Garuda: Sejak Kerja Sama, Sriwijaya Sudah Cicil Utang Rp 436 Miliar

Josep Adrian merupakan mantan General Manager Garuda Indonesia Denpasar, lalu Harkandri M. Dahler sebelumnya menjabat Direktur Personalia Garuda Maintenance Facility. Sedangkan, Joseph K Tendean pernah menjabat sebagai Senior Manager Ancillary Garuda Indonesia.

Untuk menempati posisi ketiga orang tersebut, Dewan Komisaris menunjuk Anthony Raimond Tampubolon selaku Plt Direktur Utama, Plt Direktur Human Capital & Layanan, dan Plt Direktur Komersial.

Selanjutnya, Anthony Raimond kemudian memberikan kuasa kepada Robert D Waloni selaku Pelaksana Tugas Harian Direktur Utama dan Rifai selaku Pelaksana Tugas Harian Direktur Komersial Sriwijaya Air.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Dorong Implementasi Energi Berkelanjutan, ITDC Nusantara Utilitas Gandeng Jasa Tirta Energi

Dorong Implementasi Energi Berkelanjutan, ITDC Nusantara Utilitas Gandeng Jasa Tirta Energi

Whats New
Harga Emas Terbaru 25 Mei 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 25 Mei 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru Pada Sabtu 25 Mei 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru Pada Sabtu 25 Mei 2024

Spend Smart
Menko Airlangga Beberkan Keberhasilan Perekonomian Indonesia di Hadapan Para Pemimpin Global pada Nikkei Forum 2024

Menko Airlangga Beberkan Keberhasilan Perekonomian Indonesia di Hadapan Para Pemimpin Global pada Nikkei Forum 2024

Whats New
Giliran Kemenhub Tegur Garuda Soal Layanan Penerbangan Haji

Giliran Kemenhub Tegur Garuda Soal Layanan Penerbangan Haji

Whats New
Harga Bahan Pokok Sabtu 25 Mei 2024, Harga Ikan Kembung Naik, Cabai Merah Keriting Turun

Harga Bahan Pokok Sabtu 25 Mei 2024, Harga Ikan Kembung Naik, Cabai Merah Keriting Turun

Whats New
Kebakaran di Kilang Pertamina Balikpapan Sudah Berhasil Dipadamkan

Kebakaran di Kilang Pertamina Balikpapan Sudah Berhasil Dipadamkan

Whats New
Kenaikan Harga Saham Nvidia, Nasdaq Catat Rekor Tertinggi

Kenaikan Harga Saham Nvidia, Nasdaq Catat Rekor Tertinggi

Whats New
Kinerja Kepala Desa Millenial dan Z

Kinerja Kepala Desa Millenial dan Z

Whats New
Berkaca dari AS, Banyak Kredit Macet Akibat Student Loan

Berkaca dari AS, Banyak Kredit Macet Akibat Student Loan

Whats New
Atur Keuangan Agar Bebas Hutang, Ini Tipsnya

Atur Keuangan Agar Bebas Hutang, Ini Tipsnya

Work Smart
Penyebab Student Loan Gagal di Era Soeharto: Banyak Kredit Macet

Penyebab Student Loan Gagal di Era Soeharto: Banyak Kredit Macet

Whats New
Harga Batu Bara Acuan Mei 2024 Turun 5,8 Persen Jadi 114,06 Dollar AS Per Ton

Harga Batu Bara Acuan Mei 2024 Turun 5,8 Persen Jadi 114,06 Dollar AS Per Ton

Whats New
AHY Usul Ada Badan Air Nasional, Basuki: Koordinasi Makin Susah

AHY Usul Ada Badan Air Nasional, Basuki: Koordinasi Makin Susah

Whats New
[POPULER MONEY] 2015 Masih Rp 500.000-an Per Gram, Ini Penyebab Harga Emas Naik | AI Bakal Ambil Alih Semua Pekerjaan Manusia

[POPULER MONEY] 2015 Masih Rp 500.000-an Per Gram, Ini Penyebab Harga Emas Naik | AI Bakal Ambil Alih Semua Pekerjaan Manusia

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com