Empat Komoditas Hortikultura Unggulan Ekspor, Apa Saja?

Kompas.com - 03/10/2019, 18:06 WIB
Buah buahan segar yang disajikan untuk para atlet di Dining Hall, Wisma Atlet Kemayoran. Dok. Yooky Tjahrial Buah buahan segar yang disajikan untuk para atlet di Dining Hall, Wisma Atlet Kemayoran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tingginya permintaan pasar internasional terhadap produk hortikultura harus dimanfaatkan petani atau pengusaha Indonesia. Namun faktanya, hingga kini komoditas itu belum semua diekspor kerena berbagai alasan.

Asisten Deputi Agribisnis Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Yuli Sri Wilanti mengungkapkan, setidaknya ada empat komoditas hortikultura yang jadi unggulan ekspor Indonesia. Peluang untuk memasarkan cukup besar karena demand-nya juga tinggi.

" Buah-buahan, sayur, tanaman obat, dan tanaman hias (florikultura)," kata Yuli di Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Baca juga: Minat Bisnis Budidaya Holtikultura? Ini Keunggulannya

Yuli menerangkan, saat ini komoditas hortikultura punya potensi besar untuk dikembangkan dan digarap di Indonesia. Selain permintaan yang tinggi, budidayanya juga tidak membutuhkan lahan yang luas dan ini menjadi keunggulan tersendiri.

"Kalau perkebunan butuh lahan yang luas, sementara hortikultura hanya butuh luas lahan kecil tapi produktivitas lebih tinggal," sebutnya.

Dia mengatakan, pemerintah lewat Kemenko Bidang Perekonomian sudah menetapkan empat komoditas hortikultura jadi unggulan dan diprioritaskan pengembangannya.

Pasalnya, permintaan yang tinggi pada produk holtikultura ini belum bisa manfaatkan oleh para petani atau pengusaha karena hasil panen yang terbilang kecil. Sehingga belum mampu ekspor.

"Yang paling tinggi produk domestik bruto (PDB)-nya itu buah-buahan dan sayuran, itu paling tinggi, itu kami prioritas kan," sebutnya.

Baca juga: Permintaan Tinggi, Mengapa RI Belum Mampu Ekspor Produk Hortikultura?

"Kalau buahnya apa nanti kita bisa diskusikan, kita lihat lagi dengan mapping dengan ketersediaan lahan yang eksis sekarang. Di mana sebarannya, bagaimana kita melakukan pengelompokan, di mana menjadi produksi ekspor misalnya. Itu akan kamki desain bersama Kementerian Pertanian, Kemendag, ini semua kami integritaskan," tambahnya.

Ia mengatakan, komoditas hortikultura masih menempati urutan kedua sebagai penyumbang terbesar PDB di sektor pertanian. Holtikultura masih kalah dari komoditas perkebunan. Namun melihat kondisi pasar saat ini, komoditas holtikultura punya peluang besar untuk diekspor.

Pemerintah berharap ekpor komoditas hortikultura bisa meningkat pesat. Caranya yakni dengan memberikan keleluasaan ekspor dan peningkatan produksi di Indonesia. 

Baca juga: India Bakal Hentikan Ekspor Bawang Merah, Mengapa?



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4 secara Offline

Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4 secara Offline

Whats New
Patra Jasa Terapkan Protokol Kesehatan di Unit Bisnis dan Wilayah Operasional

Patra Jasa Terapkan Protokol Kesehatan di Unit Bisnis dan Wilayah Operasional

Whats New
Sambut HUT RI, Pemerintah Beri Cashback Belanja Online hingga Rp 750.000

Sambut HUT RI, Pemerintah Beri Cashback Belanja Online hingga Rp 750.000

Spend Smart
Kemenparekraf Perkirakan Jumlah Wisatawan Tahun Ini Maksimal 4 Juta Orang

Kemenparekraf Perkirakan Jumlah Wisatawan Tahun Ini Maksimal 4 Juta Orang

Whats New
Aturan Resmi Terbit, Gaji Ke-13 PNS Segera Cair

Aturan Resmi Terbit, Gaji Ke-13 PNS Segera Cair

Whats New
Rencana Penggabungan BUMN Penerbangan dan Pariwisata Dinilai Akan Merugikan Maskapai

Rencana Penggabungan BUMN Penerbangan dan Pariwisata Dinilai Akan Merugikan Maskapai

Whats New
7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (3)

7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (3)

Spend Smart
Pemerintah Targetkan Bisa Vaksinasi Covid-19 ke 40 Juta Penduduk di Awal 2021

Pemerintah Targetkan Bisa Vaksinasi Covid-19 ke 40 Juta Penduduk di Awal 2021

Whats New
Ada Pandemi Covid-19,  JD.ID Catat Kenaikan Transaksi hampir 50 Persen

Ada Pandemi Covid-19, JD.ID Catat Kenaikan Transaksi hampir 50 Persen

Whats New
Tangkal Kampanye Negatif Sawit, Pemerintah Akan Bentuk Tim Khusus

Tangkal Kampanye Negatif Sawit, Pemerintah Akan Bentuk Tim Khusus

Whats New
Sejak Kampanye Bangga Buatan Indonesia Digulirkan, 1,1 Juta UMKM Sudah Go Digital

Sejak Kampanye Bangga Buatan Indonesia Digulirkan, 1,1 Juta UMKM Sudah Go Digital

Whats New
Janji Pemerintah: 2,1 Juta Korban PHK Diprioritaskan Jadi Peserta Kartu Prakerja

Janji Pemerintah: 2,1 Juta Korban PHK Diprioritaskan Jadi Peserta Kartu Prakerja

Work Smart
Jokowi Pertanyakan RI Punya 30 Bandara Internasional, Ini Respons Kemenhub

Jokowi Pertanyakan RI Punya 30 Bandara Internasional, Ini Respons Kemenhub

Whats New
Disinggung Jokowi, Ini Kerugian Banyaknya Bandara Internasional di Indonesia

Disinggung Jokowi, Ini Kerugian Banyaknya Bandara Internasional di Indonesia

Whats New
Banyak Kasus Pencurian Data, Ini Komentar JD.ID

Banyak Kasus Pencurian Data, Ini Komentar JD.ID

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X