[POPULER MONEY] Empuknya Kursi DPR | 3 Negara Besar Terancam Resesi

Kompas.com - 05/10/2019, 09:17 WIB
Suasana Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOSuasana Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Berita mengenai beragam fasilitas yang diterima anggota DPR menjadi berita populer Money Kompas.com, Jumat (4/10/2019). Bagaimana tidak, anggota DPR memperoleh jatah beras hingga uang pensiun seumur hidup.

Berikut 5 berita populer Money Kompas.com yang masih layak disimak di akhir pekan ini.

1. Empuknya Kursi DPR, Dapat Tunjangan Beras hingga Uang Pensiun Seumur Hidup

Sudah jadi rahasia umum kalau kursi DPR memang "empuk". Buktinya, banyak orang berlomba-lomba menjadi anggota DPR.

Padahal, butuh modal yang tak sedikit untuk duduk di kursi empuk itu. Angkanya tentu relatif. Namun terkenal cukup bikin kantong bolong.

Sampai-sampai, banyak calon legislatif yang stres dan harus dirawat di rumah sakit jiwa lantaran gagal duduk di kursi "empuk" DPR.

Apa saja fasilitas nikmat yang diperoleh bila sukses duduk di kursi empuk DPR? Baca di sini.

2. Ekonom: 3 Negara Besar di Dunia Bisa Resesi dalam Waktu Dekat

Resesi ekonomi memang menjadi ancaman bagi perekonomian global.

Sebab, ekonomi di negara-negara global, tak terkecuali di negara acuan perekonomian dunia tengah melesu hingga memasuki kuartal IV 2019.

Tidak heran, banyak lembaga keuangan internasional, seperti Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF), dan Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) mengoreksi pertumbuhan ekonomi. Tidak hanya sekali, tapi silih berganti sejak dua kuartal belakangan.

Proyeksi ketiga lembaga tersebut sepakat menurunkan proyeksi ekonomi. Dari rentang 2,9 persen hingga 3,3 persen menjadi 2,6 persen hingga 3,2 persen.

Negara mana saja yang berisiko alami resesi? Baca di sini.

3. Ada yang 7 Persen, Lima Bank Ini Tawarkan Bunga Deposito Tertinggi

Bunga yang kian mengecil tak membuat produk deposito perbankan kehilangan pamor. Simpanan deposito tetap jadi buruan para pemilik dana.

Lagi ingin menyimpan kelebihan dana di deposito?

Mari cek dulu update penawaran bunga deposito perbankan yang dihimpun Pusat Informasi Pasar Uang (PIPU) Bank Indonesia per Kamis, 3 Oktober 2019.

Untuk bunga deposito tenor 1 bulan, Bank CIMB Niaga paling tinggi penawarannya yakni 6,42 persen. Diikuti Bank Mayora dan Bank Tabungan Negara (BTN) dengan bunga 6,25 persen.

Bank mana saja yang tawarkan bunga deposito tertinggi? Baca di sini.

4. Jokowi Dibisiki Banjir Impor Tekstil, Sri Mulyani Datangi Pusat Logistik Berikat

Menteri Keuangan Sri Mulyani mendatangi Pusat Logistik Berikat (PLB) di wilayah Sunter, Jakarta Utara pada Jumat (4/10/2019).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu datang bersama Dirjen Bea Cukai dan Dirjen Pajak sekitar pukul 14.00 WIB di PLB PT Uniair dan PT Dunia Express.

Kedatangan Sri Mulyani ke PLB bukan tanpa tujuan. Ia bilang diperintahkan Presiden Joko Widodo untuk mengecek langsung PLB.

"Ini dadakan jadi kami bisa lihat bagaimana PLB itu," ujarnya.

Apa saja temuan Sri Mulyani di PLB tersebut? Baca di sini.

5. Imbas Unjuk Rasa di Hong Kong, Dana Rp 56,6 Triliun Kabur ke Singapura

Singapura diprediksi bisa kebanjiran dana hingga 4 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 56,6 triliun dari Hong Kong.

Ini merupakan imbas dari gejolak demonstrasi yang tak kunjung mereda di Hong Kong.

Dilansir dari Bloomberg, Jumat (4/10/2019), angka tersebut merupakan estimasi Goldman Sachs Group Inc. Dana itu adalah dana investor yang dipindahkan ke Singapura akibat memanasnya kondisi politik di Hong Kong.

Goldman Sachs mengestimasikan arus modal yang keluar dari simpanan di Hong Kong mencapai 3 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 42,5 triliun hingga 4 miliar dollar AS.

Mengapa dana asing tersebut dialihkan ke Singapura? Baca di sini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X