KPPU Akan Panggil Manajemen MRT Terkait Mitra Penyedia Pembayaran Tiket

Kompas.com - 07/10/2019, 22:06 WIB
Antrean keluar penumpang MRT Jakarta mengular di Stasiun MRT Bundaran HI, Rabu (17/4/2019) KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DAntrean keluar penumpang MRT Jakarta mengular di Stasiun MRT Bundaran HI, Rabu (17/4/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Mass Rapid Transit Jakarta (PT MRT Jakarta) kini sedang mencari perusahaan sebagai mitra penyedia sistem pemindaian kode respon cepat (QR Code) untuk pembayaran tiket. Proses ini dilakukan lewat seleksi atau beauty contest untuk mencari yang terbaik.

Terkait ini, Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha ( KPPU) Guntur Syahputra Saragih mengatakan, pihaknya akan memanggil manajemen PT MRT Jakarta untuk meminta keterangan manajemen MRT.

"Dalam waktu dekat kami akan memanggil perusahaan yang bersangkutan untuk meminta klarifikasi MRT untuk menjelaskan informasi yang beredar," kata Guntur ditemui di Kantor KPPU, Jakarta, Senin (7/10/2019).

Guntur menjelaskan, dalam pemanggilan itu, pihak manajemen MRT akan dimintai klarifikasi soal informasi yang sudah beredar. Baik terkait penggunaan aplikasi digital money (uang elektronik) serta uang elektroniknya.

Baca juga : KPPU Ingatkan Pemerintah soal Pengadaan Barang dan Jasa untuk Ibu Kota Baru

Kasus serupa pernah terjadi Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatra Barat, terkait pengggunaan salah satu layanan perbankan pada layanan publik.

Dia mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan siapa yang nanti terpilih sebagai mitra penyedia sistem pemindaian QR Code untuk pembayaran tiket dalam layanan MRT Jakarta. Namun, KPPU ingin adanya efesiensi dalam memudahkan layanan kepada masyarakat.

"Kita berharap industri digital efisiensi dalam transaksi, bukan semakin banyak kartu," jelasnya.

Dalam dunia usaha, penghalang usaha dari pelaku usaha lain disebut barrier to entry. Kategori ini dalam dunia usaha adalah hal-hal yang menghalangi suatu perusahaan masuk ke bidang usaha tertentu, sebab barrier entry yang tinggi akan membuat suatu perusahaan masuk ke bidang ini.

Diketahui, sejumlah perusahaan penyedia sistem QR Code, baik skala besar maupun kecil bersaing meraih proyek itu. Seperti GoPay (PT Aplikasi Karya Anak Bangsa), Ovo (PT Visionet Internasional), dan LinkAja (PT Fintek Karya Nusantara/Finarya).

Saat ini PT MRT Jakarta sedang menyiapkan sistem pemindaian tiket menggunakan QR Code di gerbang penumpang (passenger gate) yang akan dilengkapi dengan fitur pindai tersebut.

Nantinya, masyarakat dapat membeli tiket elektronik melalui aplikasi seluler yang sedang dikembangkan oleh perusahaan dan membayar tarif perjalanan menggunakan sistem QR Code yang akan disiapkan oleh mitra perusahaan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X