Ini Pesan Susi Pudjiastuti dalam Konferensi Pers Terakhir...

Kompas.com - 09/10/2019, 14:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberi isyarat pamit dari Kabinet Kerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla periode 2015-2019. Hal ini disampaikan dalam sebuah acara di kantornya.

"Ini konferensi pers bersama terakhir periode 2015-2019 saya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan," kata Susi di Gedung Mina Bahari IV, KKP, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Dalam kesempatan itu, Menteri KKP meminta semua pihak untuk tetap bekerja seperti biasa dalam penegakkan hukum dan memberantas penangkapan ikan secara ilegal alias illegal fishing yang selama ini terjadi.

Instansi yang selama ini bersinergi dengan KKP tetap harus bekerja dan dengan komitmen yang sama.

"Tetaplah berkomitmen, lalu integritas, lalu kejujuran. Tiga hal ini sangat penting untuk memastikan Indonesia ini (lebih baik) 5-10 tahun (ke depan)," ujarnya.

Baca juga: Dalam 5 Tahun, Susi Gagalkan 270 Kasus Penyelundupan Benih Lobster

Dia mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir pemerintah lewat kementeriannya sangat fokus dan berkomitmen menjaga sumber daya alam Indonesia, utamanya di laut.

Salah satu bukti riilnya adalah dengan penegakkan hukum dengan penenggelaman kapal-kapal asing yang mencuri ikan.

"Dalam empat tahun lebih, pemerintah ingin menjadikan laut masa depan bangsa. Memastikan sumber daya ikan ada, aman, dan produktif untuk diambil ditangkap didayagunakan rakyat," tambahnya.

Meskipun demikian, Susi enggan menjawab apakah ini memang benar jumpa pers terakhir kali sebagian Menteri KKP di kabinet Jokowi-JK. Ia tak menyebut apakah masih dipilih dan menjadi menteri yang sama pada periode kedua Jokowi.

"Pamit atau tidak, periode ini kan selesai. (Kalau jadi menteri lanjut, tanya) Pak Jokowi dong," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.