Sri Mulyani Butuh Waktu untuk Cairkan Dana Pemulihan Wamena

Kompas.com - 09/10/2019, 16:02 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat memberikan sambutan pelantikan 25 pejabat eselon II di Kantor Kemenkeu,Jakarta, Senin (9/9/2019) Dokumen Biro KLI Kementerian KeuanganMenteri Keuangan Sri Mulyani saat memberikan sambutan pelantikan 25 pejabat eselon II di Kantor Kemenkeu,Jakarta, Senin (9/9/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani masih membutuhkan waktu untuk mencairkan dana pemulihan Wamena pasca- kerusuhan.

Seperti diketahui, berbagai infrastruktur di Wemena mengalami kerusakan pasca-kerusuhan. Mulai dari rumah, ruko, pasar hingga kantor pemerintahan setempat.

"Saya pelajari dulu yah," ujar perempuan yang kerap disapa Ani itu usai peluncuran Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Sri Mulyani mengaku belum melihat program pemerintah yang anggarannya bisa digunakan untuk pemulihan daerah Wamena pasca-kerusuhan.

Meski begitu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan akan memeriksa berbagai kemungkinan sehingga dana pemulihan Wamena bisa dicairkan.

Baca juga: Cerita Heroik Anak Buah Sri Mulyani Saat Kerusuhan Papua...

Sebelumnya, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani bilang kalau ada peluang dana APBN digunakan untuk dana pemulihan Wamena.

Namun, soal besaran dana pemulihan Wamena, belum ada pernyataan apapun dari pemerintah.

Swmentara itu menurut Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal di Jayapura, Kamis (26/9/2019), dampak kerusuhan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, masih terus berkembang.

Selain dari sisi korban jiwa, kerugian secara materil juga masih bertambah.

"224 mobil roda 6 dan 4 hangus, 150 motor, 465 ruko hangus, dan 165 rumah dibakar," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X