Penerapan Kemasan Polos Dinilai Picu Produk Ilegal

Kompas.com - 09/10/2019, 20:20 WIB
Ketua Umum Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) Budidoyo Siswanto (paling kanan) dan Business Development Director Indonesian Packaging Federation Ariana Susanti (ketiga kanan) berfoto bersama usai menjadi narasumber dalam diskusi di Hotel Milenium, Jakarta, Rabu (8/10/2019). KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGAKetua Umum Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) Budidoyo Siswanto (paling kanan) dan Business Development Director Indonesian Packaging Federation Ariana Susanti (ketiga kanan) berfoto bersama usai menjadi narasumber dalam diskusi di Hotel Milenium, Jakarta, Rabu (8/10/2019).

Sementara itu, Business Development Director Indonesian Packaging Federation Ariana Susanti mengatakan, pemerintah tidak harus dengan serta merta mengadopsi kebijakan dari negara lain.

Alasannya, permasalahan ekonomi dan sosial di berbagai negara berbeda dan perlu ada kajian lebih lanjut serta mendalam. Akan tetapi dengan adanya kemasan polos justru yang terjadi ialah pembatasan ruang bagi pelaku industri di Tanah Air.

"Dari segi desain itu akan membatasi kreativitas dalam mendesain kemasan produk. Kemasan polos itu seperti manusia tanpa nama karena di dalam kemasan itu ada semua informasi. Kemasan itu berkontribusi membangun sebuah brand. Jadi kalau brand itu dibatasi itu bisa menumbuhkan pemalsuan," katanya.

Pada sisi lain, Ariana khawatir kebijakan tersebut justru akan mempengaruhi industri lainnya yang terkait dengan kemasan. Karena itu ia berharap agar pemerintah lebih memperhatikan dan mendukung pertumbuhan industri dalam negeri.

Pasalnya segala kebijakan yang diterapkan harus bisa berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi domestik.

"Kemasan merupakan nilai jual produk. Kalau blind packaging atau regulasi yang membatasi merek yang rugi produsen dan konsumen," katanya.

Baca juga: Singapura Akan Terapkan Kemasan Polos, Ekspor Rokok Indonesia Terancam

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X