Gaji Kecil tapi Harus Siapkan Dana Darurat? Begini Caranya

Kompas.com - 10/10/2019, 14:00 WIB
Menabung dapat mendatangkan banyak keuntungan, baik bagi diri sendiri, orang lain, maupun negara. Dok. HaloMoney.co.idMenabung dapat mendatangkan banyak keuntungan, baik bagi diri sendiri, orang lain, maupun negara.

Berapa jumlah dana darurat yang dibutuhkan?

Priya Malani, founding partner di perusahaan perencanaan keuangan Stash Wealth menyebut, orang biasanya mematok jumlah tertentu dalam memupuk dana darurat. Misalnya saja Rp 50 juta, Rp 100 juta, atau setara pengeluaran sekian bulan.

Namun demikian, Malani memberi saran terkait besaran dana darurat yang harus Anda miliki jika gaji Anda kecil.

"Dana darurat Anda harus setara tiga bulan pengeluaran rutin," sebutnya.

Perlukah kerja sampingan?

Jika kebutuhan dana darurat Anda cukup besar atau Anda memiliki target besaran tertentu, Anda bisa menambal gaji kecil Anda dengan kerja sampingan. Demikian disarankan oleh pakar karier Vicki Salemi.

Jika masih muda dan belum menikah, tentu akan lebih mudah bagi Anda untuk memupuk dana darurat. Sebab, kewajiban keuangan Anda belum banyak.

Salemi menyarankan, cermatlah mengelola penghasilan yang diperoleh dari pekerjaan utama dan kerja sampingan. Kemudian, teliti pengeluaran yang bisa dipangkas.

Baca juga: Ini Alasan Untuk Mencairkan Dana Darurat

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Milenial muda bisa juga mencari alternatif untuk menekan pengeluaran. Misalnya, Anda yang biasa tinggal di kost atau apartemen bisa sementara kembali tinggal bersama orang tua.

Dengan pengeluaran yang ditekan, maka uang yang dapat dialokasikan ke dana darurat bisa semakin besar.

Jika semua cara gagal...

Apabila Anda butuh motivasi saat memupuk darurat, bayangkan situasi seperti ini, ketika Anda membutuhkan biaya untuk kesehatan atau perbaikan rumah, namun Anda tak punya uang.

"Ujung-ujungnya, orang cenderung jatuh ke jurang utang kartu kredit, yang mana bukan hal baik," sebut Thompson.

Berapa persentase yang tepat?

"(Dana) darurat bisa dalam bentuk dan ukuran yang berbeda," ungkap Malani.

Ia pun menututkan, menabung dana darurat berdasarkan persentase dari penghasilan bisa jadi pilihan lantaran lebih mudah.

"Ketimbang menyatakan Anda butuh Rp 100 juta di dalam tabungan (dana darurat), akan lebih membantu jika Anda menyatakan idealnya Anda menabung 10 persen dari penghasilan. Ini lebih mudah dicerna dan memotivasi," sebutnya.

Halaman:


Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Sudah Suntik Modal Rp 61,8 Triliun ke BLU dan BUMN Sepanjang 2021

Pemerintah Sudah Suntik Modal Rp 61,8 Triliun ke BLU dan BUMN Sepanjang 2021

Whats New
Waspada Pembobolan Akun Berkedok Bank BCA, Ini Tips Menjaga Keamanan BCA ID

Waspada Pembobolan Akun Berkedok Bank BCA, Ini Tips Menjaga Keamanan BCA ID

BrandzView
Menkop Teten: Sudah 15,9 Juta UMKM Masuk ke Pasar Digital

Menkop Teten: Sudah 15,9 Juta UMKM Masuk ke Pasar Digital

Whats New
Stabilkan Harga Telur Ayam yang Anjlok, Berdikari Serap Telur dari Peternak di Blitar

Stabilkan Harga Telur Ayam yang Anjlok, Berdikari Serap Telur dari Peternak di Blitar

Rilis
Cara Membuat Promo Toko di Shopee Untuk Menggaet Pembeli

Cara Membuat Promo Toko di Shopee Untuk Menggaet Pembeli

Whats New
Bank CIMB Niaga Luncurkan Tabungan Digital OCTO Savers yang Bebas Biaya Transaksi

Bank CIMB Niaga Luncurkan Tabungan Digital OCTO Savers yang Bebas Biaya Transaksi

Whats New
Realisasi Anggaran PEN 2021 Baru 53,2 Persen

Realisasi Anggaran PEN 2021 Baru 53,2 Persen

Whats New
Serukan Beli Produk Lokal, Iriana Jokowi Tantang UMKM Manfaatkan Peluang Untuk Dongkrak Penjualan

Serukan Beli Produk Lokal, Iriana Jokowi Tantang UMKM Manfaatkan Peluang Untuk Dongkrak Penjualan

Whats New
Luhut: Tunjukkan ke Dunia, Indonesia Bukan seperti 10 Tahun Lalu

Luhut: Tunjukkan ke Dunia, Indonesia Bukan seperti 10 Tahun Lalu

Whats New
Pemegang Saham Setujui Rencana Stock Split BCA

Pemegang Saham Setujui Rencana Stock Split BCA

Whats New
Kemenperin: Relaksasi PPnBM Jadi 'Game Changer'

Kemenperin: Relaksasi PPnBM Jadi "Game Changer"

Whats New
Belum Lama Melantai di BEI, Saham Bukalapak Masuk LQ45

Belum Lama Melantai di BEI, Saham Bukalapak Masuk LQ45

Whats New
Sampai Agustus 2021, Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 550,6 Triliun

Sampai Agustus 2021, Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 550,6 Triliun

Whats New
Optimalkan Lahan Sekitar Stasiun, KAI Kembangkan Kawasan TOD

Optimalkan Lahan Sekitar Stasiun, KAI Kembangkan Kawasan TOD

Whats New
Perluas Investasi ke Startup Indonesia, Capria Ventures Gandeng Perusahaan Investasi Milik Pandu Sjahrir

Perluas Investasi ke Startup Indonesia, Capria Ventures Gandeng Perusahaan Investasi Milik Pandu Sjahrir

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.