Menhub Ingin Milenial Tak Dipusingi Kemacetan di Ibu Kota Baru

Kompas.com - 10/10/2019, 15:00 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melepas secara simbolis perjalanan Kereta Bandara (KA) dari Stasiun Manggarai menuju Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (5/10/2019). KOMPAS.COM/MURTI ALI LINGGAMenteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melepas secara simbolis perjalanan Kereta Bandara (KA) dari Stasiun Manggarai menuju Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (5/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menginginkan generasi milenial yang tinggal di ibu kota baru tak lagi dipusingi oleh permasalahan kemacetan.

Pemerintah sendiri telah resmi menunjuk Kabupaten Panajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara di Kalimantan TImur sebagai ibu kota baru.

“Seperti yang disampaikan ASN (Aparatur Sipil Negara) muda, (mereka) bidupnya tidak mau berhadapan dengan kemacetan, tidak berhadapan dengan polusi,” ujar Budi di Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Untuk mewujudkan hal tersebut, kata Budi, di ibu kota baru harus mengedepankan alat transportasi umum yang terintegrasi. Tak hanya itu, hak pejalan kaki di ibu kota baru harus diutamakan.

Baca juga: High Technology, Transportasi Ibu kota Baru Tak akan Seperti Jakarta

Dia menginginkan warga yang tinggal di ibu kota baru dibuat senyaman mungkin dalam berjalan kaki. Dengan begitu, masyarakat tak akan bergantung lagi dengan kendaraan pribadi.

“Bagaimana mencapai tempat kerja tidak lebih dari 30 menit. Berpindah ke angkutan massal, memulai pola hidup baru jalan 5 KM tanpa harus kepanasan, oleh karenanya kita harus buat pohon dan sebagainya, ini jadi konsep baru,” kata Budi.

Budi menambahkan, nantinya di ibu kota baru akan dibangun moda transportasi yang ramah lingkungan. Dengan begitu, kualitas udara di lokasi tersebut akan terjaga.

“Kita harus memberikan satu yang benar-benar baik agar semua orang-orang bersemangat untuk hadir di ibu kota baru,” ucap mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Whats New
Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Whats New
Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Whats New
Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Whats New
OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

Whats New
Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Whats New
Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

Rilis
Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

Whats New
YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

Whats New
Perusahaan Tidak Bayar THR Lebaran 2021, Begini Cara Melaporkannya

Perusahaan Tidak Bayar THR Lebaran 2021, Begini Cara Melaporkannya

Whats New
Co-CEO Gojek Bakal Jadi Bos Perusahaan Hasil Merger dengan Tokopedia?

Co-CEO Gojek Bakal Jadi Bos Perusahaan Hasil Merger dengan Tokopedia?

Whats New
Posko THR 2021 Diluncurkan, Apa Fungsinya?

Posko THR 2021 Diluncurkan, Apa Fungsinya?

Whats New
Kemenperin Pacu Peran Startup untuk Dukung Transformasi Industri

Kemenperin Pacu Peran Startup untuk Dukung Transformasi Industri

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X