Rhenald Kasali Sebut Milenial Mesti Berlari Kencang, Kenapa?

Kompas.com - 12/10/2019, 17:09 WIB
Rhenald Kasali dalam simposium internasional tentang pendidikan di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Selasa (3/9/2019). KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEARhenald Kasali dalam simposium internasional tentang pendidikan di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Akademisi dan Praktisi bisnis Rhenald Kasali mengatakan milenial mesti berlari kencang, jauh lebih kencang ketimbang anak muda zaman dahulu.

Sebab, dia bilang, milenial menghadapi 3 tantangan sekaligus saat anak muda zaman dahulu hanya menghadapi 1 tantangan.

"Anak muda zaman sekarang menghadapi 3 tantangan. Anak muda masa lalu menghadapi 1 tantangan, yaitu ketersediaan lapangan (kerja)," kata Rhenald Kasali beberapa waktu lalu.

Baca juga: Milenial Jadi Investor Terbesar SBR

Rhenald mengatakan, tantangan pertama yaitu harus mengerjakan dua hal sekaligus. Milenial mesti mengerjakan pekerjaan hari ini untuk pendapatan hari ini, dan mengerjakan hari esok untuk investasi yang bisa membawanya pada kesejahteraan baru.

Tantangan kedua, kata dia, orang tua milenial jauh lebih sejahtera dibanding generasi dulu. Zaman dulu mungkin ada yang kaya, tapi tidak kaya raya.

"Orang tua yang tidak kaya raya itu tidak banyak mengatur dan tidak terlalu protektif (pada anaknya). Orang tua sekarang banyak yang kaya raya. Belum lagi mereka (milenial) sejak kecil diurus oleh babysitter, nenek, atau kakeknya," ucap Rhenald.

Baca juga: Ibu Kota Pindah, Milenial Makin Sulit Punya Rumah?

Tidak jarang, orang tua itu menginginkan anaknya tumbuh sesuai keinginan. Bahkan kerap memaksakan hal-hal yang mungkin bukan keahlian si anak.

Tantangan ketiga adalah teknologi. Rhenald bilang, perlu cara bijaksana untuk menghadapi tantangan baru karena teknologi masa kini berbeda dengan teknologi masa lalu.

Bedanya, orang lama menghadapi masa depan yang telah terpetakan alias mampu diprediksi. sementara zaman sekarang, teknologi bisa mengubah kebiasaan orang secara mendadak.

Baca juga: Rhenald Kasali Minta Pemerintah Perbanyak TK Negeri, Apa Alasannya?

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manfaatkan Ceker Ayam Jadi Sepatu, Bisnis Ini Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

Manfaatkan Ceker Ayam Jadi Sepatu, Bisnis Ini Bisa Bertahan di Tengah Pandemi

Whats New
Curhatan Sri Mulyani, Sulitnya Membuat Kebijakan Ditengah Pandemi

Curhatan Sri Mulyani, Sulitnya Membuat Kebijakan Ditengah Pandemi

Whats New
Menteri Edhy Bantah Terlibat Tentukan Eksportir Benih Lobster

Menteri Edhy Bantah Terlibat Tentukan Eksportir Benih Lobster

Whats New
Presiden Marah soal Anggaran Kesehatan, Datanya Benarkah?

Presiden Marah soal Anggaran Kesehatan, Datanya Benarkah?

Whats New
Tesla Jadi Perusahaan Otomotif Paling Bernilai di Dunia, Kekayaan Elon Musk Naik 21 Miliar Dollar AS

Tesla Jadi Perusahaan Otomotif Paling Bernilai di Dunia, Kekayaan Elon Musk Naik 21 Miliar Dollar AS

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Membedah Pajak Netflix | Cerita Pekerja Proyek | 'Body Shaming' di Sekitar Kita

[POPULER DI KOMPASIANA] Membedah Pajak Netflix | Cerita Pekerja Proyek | "Body Shaming" di Sekitar Kita

Rilis
Sinar Mas Beri Edukasi Lingkungan kepada Masyarakat melalui Festival Hijau BSD City ke-17

Sinar Mas Beri Edukasi Lingkungan kepada Masyarakat melalui Festival Hijau BSD City ke-17

Rilis
Menko Airlangga Optimistis Pemulihan Ekonomi Makin Cepat pada Kuartal III-2020

Menko Airlangga Optimistis Pemulihan Ekonomi Makin Cepat pada Kuartal III-2020

Whats New
Mengenal Eigendom, Bukti Kepemikan Tanah Warisan Belanda

Mengenal Eigendom, Bukti Kepemikan Tanah Warisan Belanda

Whats New
OJK Disarankan Jadi Pengawas Pasar Modal dan Industri Keuangan Non-bank Saja

OJK Disarankan Jadi Pengawas Pasar Modal dan Industri Keuangan Non-bank Saja

Whats New
Tips Karier Sukses, Begini Cara Dekat dengan Atasan Tanpa Menjilat

Tips Karier Sukses, Begini Cara Dekat dengan Atasan Tanpa Menjilat

Work Smart
Kementan Alokasikan 15.320 Ton Pupuk Subsidi untuk Bulukumba

Kementan Alokasikan 15.320 Ton Pupuk Subsidi untuk Bulukumba

Rilis
Negara-Negara Ini Jalankan Sistem Pengawasan Bank di Bawah Bank Sentral

Negara-Negara Ini Jalankan Sistem Pengawasan Bank di Bawah Bank Sentral

Whats New
Persaingan Antar-bank BUMN yang Jadi Sorotan Erick Thohir

Persaingan Antar-bank BUMN yang Jadi Sorotan Erick Thohir

Whats New
Dihantam Pandemi, Maskapai Air France Pangkas 7.500 Karyawan

Dihantam Pandemi, Maskapai Air France Pangkas 7.500 Karyawan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X