Dongkrak Daya Saing RI, Kemenperin Hapus 18 Aturan

Kompas.com - 14/10/2019, 15:33 WIB
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2019) KOMPAS.com/HaryantipuspasariKetua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian ( Kemenperin) menyatakan bakal  menghapus sebanyak 18  aturan/regulasi untuk meningkatkan daya saing Indonesia.

Ini selaras dengan permintaan pemerintah kepada kementerian untuk menghapus peraturan yang ditengarai menghambat kegiatan investasi.

"Kita sedang finalisasi penghapusan 18 regulasi dan penyederhanaan enam peraturan. Mudah-mudahan sebelum Jumat pekan ini sudah beres," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto di Gedung Menperin, Senin (14/10/2019).

Menurut Airlangga, adanya kemudahan regulasi, diharapkan Indonesia ke depan dapat semakin berkembang dan terus menyesuaikan dengan kebutuhan teknologi di masa depan.

Sehingga, tidak ada lagi kendala bagi Indonesia untuk bersaing di dunia internasional terutama karena alasan regulasis atu perizinan.

"Indonesia memiliki ekonomi transformasi yang berbasis komoditas. Ke depan diharapkan dari basis komoditas bisa menjadi berbasis inovasi," tuturnya.

Baca juga: Menkeu Ungkap Daya Saing RI Turun Karena SDM Mayoritas SD dan SMP

Meskipun demikian, Airlangga tidak menyebutkan secara rinci apa saja aturan yang akan dihapus dan disederhanakan.

Intinya, ini betujuan untuk mendorong Indonesia bisa berdaya saing.

"2030, Indonesia akan jadi negara 10 ekonomi terbesar di dunia," sebut dia.

Prediksi di atas sesuai dengan proyeksi yang diungkap McKinsey. Menurut McKinsey, sepuluh tahun ke depan, Indonesia akan masuk jajaran sepuluh negara terbesar ekonomi dunia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X