Dukung Pariwisata Pulau Terluar Indonesia, Menhub Resmikan Bandara Letung

Kompas.com - 15/10/2019, 11:18 WIB
Pembangunan Bandara Letung di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (26/2/2017) Bambang Priyo Jatmiko/Kompas.comPembangunan Bandara Letung di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (26/2/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meresmikan Bandara Letung, Kepulauan Anambas.

Kehadiran Bandara Letung diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan potensi pariwisata di salah satu Pulau terluar Indonesia yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Wisata Laut Nasional.

Kepulauan Anambas merupakan destinasi wisata yang sangat indah, dengan adanya Bandara Letung dapat menunjang potensi-potensi tersebut dengan mendatangkan banyak turis asing maupun lokal,” ujar Budi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/10/2019).

Baca juga: Usulan Bandara Baru di Raja Ampat, Ini Kata Menhub

Budi menambahkan, pembangunan Bandara Letung merupakan wujud nyata dari kehadiran pemerintah dalam mewujudkan konektivitas dan juga pembangunan infrastruktur yang Indonesia sentris.

"Presiden Joko Widodo selalu mengingatkan saya untuk mewujudkan konektivitas khususnya bagi daerah-daerah terluar. Kepulauan Anambas ini terletak di utara Indonesia yang wilayahnya 96 persen merupakan lautan. Dengan adanya Bandara Letung ini merupakan wujud nyata pemerintah hadir bagi masyarakat dalam pembangunan yang Indonesia sentris,” kata Budi.

Dalam beberapa jangka waktu kedepan, Bandara Letung direncanakan akan terus dilakukan pengembangan.

"Pada 2021 nanti direncanakan akan dilakukan pengembangan. Runway akan diperpanjang hingga 1.600 meter sehingga segala jenis pesawat ATR dapat mendarat," ucap dia.

Baca juga: AP II Resmi Kelola Bandara Radin Inten II Lampung hingga 2050

Bandara Letung yang terletak di Pulau Jemaja, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas dibangun sejak 2014 dan mulai beroperasi 2016 dengan total investasi sekitar Rp 200 Miliar menggunakan APBN.

Bandara Anambas mempunyai panjang runway 1.400 x 30 meter sehingga dapat didarati pesawat ATR 72, taxiway 125 x 15 meter dan apron 125 x 70 meter. Dari sisi terminal, Bandara Letung mempunyai terminal seluas 600 meter persegi, Gedung administrasi seluas 120 meter persegi dan gedung VIP seluas 100 meter persegi.

Bandara ini merupakan salah satu dari 15 bandara baru yang dibangun Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub dalam kurun waktu 2015-2019.

Saat ini Wings Air sudah melayani penerbangan komersil ke Bandara Letung, dari Batam (4x seminggu) dan dari Tanjung Pinang (1x seminggu).

Turut hadir Wakil Bupati Kepulauan Anambas Wan Zuhendra, Dirjen Perhubungan Udara Polana Banguningsih Pramesti dan Direktur Bandar Udara Pramintohadi.

Baca juga: Menhub Usul Ada Bus Amfibi di Ibu Kota Baru

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X